Rupiah Melemah, BI Bantah Pernah Janjikan Stabilkan Nilai Tukar

Kompas.com - 21/05/2014, 19:40 WIB
Gubernur BI Agus MArtowardojo KOMPAS.com/ICHA RASTIKAGubernur BI Agus MArtowardojo
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo membantah perihal janji BI untuk menstabilkan nilai rupiah. Dalam hal ini, bank sentral lebih memprioritaskan memberikan perhatian pada fundamental perekonomian nasional.

Hal ini diungkapkan oleh Agus terkait dengan berfluktuasinya nilai tukar. Meskipun tukar rupiah menguat sejak Januari 2014, namun deviasi nilai tukar rupiah tersebut masih tinggi dari asumsi awal APBN 2014 yang sebesar Rp 10.500 per dollar AS.

"Kalau tadi ada pertanyaan itu (stabilitas nilai tukar) adalah janji dari BI, ohh itu tidak. BI lebih fokus kepada inflasi," kata Agus ditemui usai rapat badan anggaran, di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (21/5/2014).

Agus menuturkan, BI memberikan asumsi angka inflasi 2014 di level 4,5 persen plus minus 1 persen. Sedangkan, pada 2015-2014, BI optimistis angka inflasi di kisaran 4 persen plus minus 1 persen.

Sebelumnya, anggota Komisi XI DPR RI, Dolfi Othniel Fredric Palit mempertanyakan peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. "Walaupun BI itu independen, tapi enggak bisa juga membuat fiskal kita menjadi taruhannya. Di mana peran BI dalam mengendalikan nilai tukar?" ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.