Utang Pertamina dan PLN hanya 7 Persen dari Seluruh ULN Indonesia

Kompas.com - 22/05/2014, 10:10 WIB
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menuturkan, utang luar negeri PT Pertamina (Persero) dan PT PLN dalam bentuk valas hanya 7 persen dibandingkan dari total utang luar negeri di sektor swasta.

Hal ini menanggapi naiknya utang luar negeri Indonesia secara signifkan, di mana per Maret 2014 mencapai 276,5 miliar dollar AS (sekitar Rp 3.138,55 triliun dengan kurs 1 dollar AS=Rp 11.351). Jumlah itu naik 4,4 miliar dollar AS dibanding Februari 2014.

"Memang ada imbauan Gubernur Bank Indonesia untuk mengurangi ULN. Berapa pinjaman luar negeri Pertamina dan PLN dalam valas? Ternyata cuma 7 persen," kata Dahlan ditemui usai rapat pimpinan di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (22/5/2014).

Dahlan mengatakan, pinjaman Pertamina dari luar negeri tidak terhindarkan lantaran kebutuhan yang mendesak, yaitu untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM). "Jadi, yang dominan itu utang swasta. Jadi sebaiknya ada pengendalian utang swasta," kata mantan Dirut PLN tersebut.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia, Agus DW Martowardojo ditemui usai rapat badan anggaran, di gedung DPR, Jakarta, Rabu (21/5/2014), menegaskan, otoritas bank sentral akan terus menyikapi masalah utang itu, meski diakuinya utang pemerintah masih dalam kondisi terkendali.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.