Smelter Freeport-Antam Ditarget Olah 1,6 Juta Ton Konsentrat

Kompas.com - 23/05/2014, 20:55 WIB
Pemandangan di pertambangan emas-tembaga PT Freeport Indonesia yang merupakan investasi Amerika Serikat. Indonesia hanya menerima satu persen dari bagi hasil pertambangan di lokasi yang menghasilkan sekurangnya 300 kilogram emas setiap hari. Pada 25 tahun pertama beroperasi, Republik Indonesia tidak menerima bagi hasil dari penambangan emas. KOMPAS/IWAN SANTOSAPemandangan di pertambangan emas-tembaga PT Freeport Indonesia yang merupakan investasi Amerika Serikat. Indonesia hanya menerima satu persen dari bagi hasil pertambangan di lokasi yang menghasilkan sekurangnya 300 kilogram emas setiap hari. Pada 25 tahun pertama beroperasi, Republik Indonesia tidak menerima bagi hasil dari penambangan emas.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Freeport Indonesia, memperkirakan dapat mengolah sebanyak 1,6 juta ton konsentrat pada tahun pertama smelter mereka yang dibangun menggandeng PT Antam (Persero).

"Dari sebanyak itu nantinya menjadi 400.000 ton tembaga," ujar Direktur Utama PTFI, Rozik Soetjipto, dihubungi wartawan, Jumat (23/5/2014).

Ia mengatakan, pembangunan pabrik pemurnian bijih mineral tersebut diusahakan akan kelar pada 2017. Dengan demikian, pada saat itu PT FI sudah dapat memenuhi amanat Undang-Undang No.4 tahun 2009, tentang hilirisasi mineral tambang.

Saat ini, lanjut Rozik, PT FI memasok 1.050.000 ton konsentrat ke PT Smelter Gresik. Selain PT FI, PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) juga memasok sebanyak 150.000 ton konsentrat. "Dari 1,2 juta ton konsentrat yang diola di Gresik itu, dihasilkan kira-kira 300.000 ton tembaga," tukasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.