Kewenangan Banggar DPR Disunat, Pembahasan Anggaran Lebih Cepat

Kompas.com - 28/05/2014, 07:17 WIB
Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta KOMPAS.com/SABRINA ASRILKompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani mengatakan, perubahan atas kewenangan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) paska keputusan Mahkamah Konstitusi akan berimplikasi pada pembahasan rancangan APBN-Perubahan 2014.

Askolani menyebut sisi positifnya, pembahasan anggaran akan lebih efisien waktu lantaran urusan detil seperti jenis dan kegiatan kementerian/lembaga tidak perlu lagi dibahas dan didiskusikan di rapat Banggar.

“Sehingga ya mudah-mudahan itu bisa menghemat waktu juga. Kalau dewan membahas sampai detil itu akan butuh waktu, kalau betul-betul mau didalami dan didiskusikan,” ujarnya ditemui di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (26/5/2014).

Askolani mengatakan, setelah RUU APBN-P diketok, dengan mengikuti mekanisme baru maka tidak perlu lagi ada pembahasan dengan Banggar. “Sehingga misalnya belanja K/L berubah, diskusi di DPR itu hanya sampai program, tidak boleh lagi bahas sampai jenis dan kegiatan,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, MK memangkas kewenangan Banggar DPR dengan mengabulkan sebagian permohonan pengujian Undang-Undang (UU) Nomor 27/2009 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3) serta UU Nomor 17/2003 tentang Keuangan Negara.

Menurut putusan tersebut, kewenangan Banggar dalam membahas anggaran harus dibatasi sehingga tidak membahas sampai dengan hal-hal yang sangat rinci pada satuan tiga. MK juga memangkas kewenangan DPR dalam menghambat realisasi anggaran dengan memberikan tanda bintang.

MK menyatakan, dalam penetapan anggaran dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), fungsi Banggar DPR tidak boleh terlalu jauh dalam membuat perencanaan anggaran. Banggar DPR hanya bisa memberikan persetujuaan atas rencana yang diajukan oleh presiden.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.