HPP Tak Sesuai, Bulog Kediri Tak Maksimal Serap Beras Petani

Kompas.com - 05/06/2014, 18:59 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

KEDIRI, KOMPAS.com - Perum Bulog Sub Divisi Regional Kediri, Jawa Timur masih belum maksimal dalam melakukan penyerapan beras dari petani karena patokan harga yang ditetapkan pemerintah dianggap sudah ketinggalan jaman.

Saat ini harga pembelian pemerintah (HPP) masih menggunakan patokan harga yang sama dengan patokan harga yang digunakan dalam pengadaan dua tahun lalu. HPP itu mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2012 dengan harga pembelian beras Rp 6.600 perkilogramnya dan gabah kering giling (GKG) Rp 4.200 per kilogram.

“Masih menggunakan HPP tahun 2012, belum ada perubahan,” kata Arif Mandu, Kepala Bulog Sub Divre Kediri, Kamis (5/6/2014).

Akibat kondisi itu, kata dia, Bulog Kediri dalam pertengahan tahun 2014 ini, baru mampu melakukan penyerapan dari petani sekitar 40 persen dari total target pengadaan tahun 2014 ini sebanyak 75.000 ton. Rendahnya HPP dari harga pasaran itu melengkapi beberapa kendala lainnya yang dihadapi Bulog dilapangan. Diantaranya adalah karena penurunan produksi akibat cuaca maupun serangan penyakit hingga menyusutnya lahan pertanian.

“Mudah-mudahan akhir Juni nanti sudah genap menjadi 50 persen dan akhir tahun nanti genap menjadi 75 ribu ton,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.