80 Persen Telepon Masuk ke Call Center OJK Tanyakan Informasi

Kompas.com - 09/06/2014, 13:12 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Eksekutif Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kusumaningtuti Soetiono mengungkapkan sejak berdiri pada tahun 2013, OJK telah menerima setidaknya 14.000 alur masuk pengaduan konsumen lembaga jasa keuangan.

Dari 14.000 pengaduan tersebut, sebagian besar berupa permintaan informasi. "80 persennya meminta penjelasa, unit link itu apa, manfaatnya apa, itu bagi (konsumen) yang sudah cukup sophisticated. Ada juga yang sederhana, misalnya bagaimana mengajukan klaim yang baik, pertanggungan," kata Kusumaningtuti di Jakarta, Senin (9/6/2014).

Adapun hingga 2 Juni 2014, OJK telah menerima 1.900 pengaduan terkait lembaga jasa keuangan. Kusumaningtuti mengaku semakin banyak konsumen yang menghubungi call center OJK melalui layanan 500 655.

"Meningkat karena semakin banyak yang tahu 500 655. Selain itu perbankan juga bergabung (sejak awal 2014). Sekarang yang berkaitan dengan perbankan lebih besar dibandingkan yang berkenaan dengan IKNB (Industri Keuangan Non Bank)," ujar Kusumaningtuti.

Ia mengungkapkan, pengaduan terkait perbankan sangat bermacam-macam. Bahkan, OJK pun kerap menerima pengaduan konsumen terkait alat pembayaran menggunakan kartu (APMK), seperti misalnya kartu ATM yang tertelan.

"Kalau perbankan bervariasi. Macam-macam, tapi banyak juga yang berkaitan dengan sistem pembayaran. Seringkali kita teruskan ke BI, misalnya soal APMK itu juga cukup besar," papar Kusumaningtuti.

Adapun pengaduan terkait asuransi, banyak pengaduan konsumen yang diterima OJK berupa hal-hal terkait pencabutan ijin usaha dan penyelesaian klaimnya yang belum tuntas. "Tahun lalu kan ada pencabutan Bumi Asih Jaya dan Jiwa Nusantara," ucap Kusumaningtuti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lupa PIN ATM BNI dan MPIN BNI Mobile? Begini Cara Mengatasinya

Lupa PIN ATM BNI dan MPIN BNI Mobile? Begini Cara Mengatasinya

Whats New
Ini Cara Badan Pangan Nasional Jaga Stabilitas dan Ketersediaan Gula

Ini Cara Badan Pangan Nasional Jaga Stabilitas dan Ketersediaan Gula

Whats New
Cara Bayar Pajak Motor Secara Online, Mudah dan Bisa dari Rumah

Cara Bayar Pajak Motor Secara Online, Mudah dan Bisa dari Rumah

Spend Smart
Cara Daftar Internet Banking BNI dengan Mudah

Cara Daftar Internet Banking BNI dengan Mudah

Spend Smart
Terlalu Banyak Pupuk Kimia, 72 Persen Lahan Pertanian RI Kini Kritis

Terlalu Banyak Pupuk Kimia, 72 Persen Lahan Pertanian RI Kini Kritis

Whats New
Apakah Fasilitas Kendaraan Kantor Termasuk Natura yang Dipajaki?

Apakah Fasilitas Kendaraan Kantor Termasuk Natura yang Dipajaki?

Whats New
Biaya dan Syarat Nikah Terbaru di KUA Tahun 2022

Biaya dan Syarat Nikah Terbaru di KUA Tahun 2022

Spend Smart
Full Cashless, Ini Cara Beli Tiket Kapal Jepara–Karimunjawa 2022

Full Cashless, Ini Cara Beli Tiket Kapal Jepara–Karimunjawa 2022

Spend Smart
Hari Senin Diperkirakan Padat Imbas Rute Baru KRL, 3 Kereta 'Standby' di Bukit Duri

Hari Senin Diperkirakan Padat Imbas Rute Baru KRL, 3 Kereta "Standby" di Bukit Duri

Whats New
Terowongan 'Headrace' Selesai Dibor, Pembangunan PLTA Asahan 3 Capai 55 Persen

Terowongan "Headrace" Selesai Dibor, Pembangunan PLTA Asahan 3 Capai 55 Persen

Whats New
Kereta Api Pertama di Sulawesi Selatan, Jalur Maros-Barru Ditargetkan Beroperasi Oktober 2022

Kereta Api Pertama di Sulawesi Selatan, Jalur Maros-Barru Ditargetkan Beroperasi Oktober 2022

Whats New
Forum B20 Indonesia, Kadin Soroti Permasalahan Pendidikan di Era Digital

Forum B20 Indonesia, Kadin Soroti Permasalahan Pendidikan di Era Digital

Whats New
Kekuatan UKM Lokal dalam Menghidupi Wisata dan Masyarakat Lokal

Kekuatan UKM Lokal dalam Menghidupi Wisata dan Masyarakat Lokal

Smartpreneur
BCA Raih Penghargaan “The Best Overall Big Caps” dari IICD

BCA Raih Penghargaan “The Best Overall Big Caps” dari IICD

Whats New
RUPST PGN 2022 Setujui Deviden 67,8 Persen dari Laba Bersih 2021

RUPST PGN 2022 Setujui Deviden 67,8 Persen dari Laba Bersih 2021

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.