Antisipasi Puasa, Pemerintah Siapkan Stok Daging Sapi

Kompas.com - 10/06/2014, 14:16 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com
- Pemerintah yakin harga daging sapi segera akan stabil jelang Ramadhan. Pasalnya Kementerian Perdagangan menyatakan, pasokan sapi dan daging sapi bahkan masih mencukupi hingga dua bulan setelah Lebaran.

"Stok kita sekarang untuk bulan puasa cukup. Jadi sebelum Lebaran kita punya sapi bakalan 145.000 ekor, sapi siap potong 18.929 ekor, dan sapi lokalnya 3.037 ekor," kata Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kemendag, Bachrul Chairi, ditemui di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (10/6/2014).

Dia bilang, pasokan tersebut adalah posisi hingga pekan ini. Dia menambahkan, pasokan akan bertambah lagi dari impor yakni, sapi bakalan 99.000 ekor. "Jadi sampai Lebaran 10 hari, dan 2 bulan setelah Lebaran itu masih aman," kata Bachrul.

Sementara itu, untuk importasi daging sapi pada kuartal 3 pun belum seluruhnya direalisasikan. Kemendag memberikan izin importasi 45.000 ton, dan baru direalisasikan 8.316 ton. "Biasanya ini dua minggu sebelum Lebaran baru masuk lagi," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.