Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saham Facebook Melesat, Indeks Dow Pecahkan Rekor Lagi

Kompas.com - 11/06/2014, 07:14 WIB
EditorErlangga Djumena

NEW YORK, KOMPAS.com -
Saham-saham di Wall Street berakhir bervariasi pada Selasa (10/6/2014) waktu setempat, dengan indeks Dow naik tipis ke rekor tertinggi baru, karena pasar pada dasarnya bergerak menyamping dengan volume perdagangan rendah.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik tipis 2,82 poin (0,02 persen) pada  16.945,92.

Indeks komposit teknologi Nasdaq menguat 1,75 poin (0,04 persen) ke posisi 4.338,00, sedangkan indeks S&P 500 menyusut kurang dari satu poin, 0,48 poin (0,02 persen), menjadi 1.950,79.

Para analis mengatakan, sejumlah perdagangan berhenti sejenak dari reli (tren penguatan panjang), karena sedikit data ekonomi baru yang ditawarkan.

"Itu adalah hari yang biasa-biasa saja ketika kami memperoleh sedikit katalis," kata Art Hogan, kepala strategi pasar di Wunderlich Securities.

Raksasa daring (online) AS eBay kehilangan 2,7 persen di tengah berita bahwa presiden PayPal, David Marcus, akan mundur dan mengambil pos senior dengan Facebook. Saham Facebook maju 4,6 persen.

Pengecer Radio Shack yang sedang kesulitan merosot 10,4 persen setelah melaporkan bahwa pihaknya merugi 98,3 juta dollar AS pada kuartal pertama, karena penjualannya 13,2 persen lebih rendah dari tingkat tahun lalu. Perusahaan mengutip "penurunan industri secara luas dalam konsumen elektronik dan mobilitas pasar yang lemah."

Allergan menolak tawaran pengambilalihan 53,5 miliar dollar AS dari perusahaan Kanada Valeant Pharmaceuticals International, mengatakan tawaran terbaru masih "secara substansial di bawah nilai perusahaan". Saham Allergan jatuh 0,7 persen, sedangkan Valeant turun 0,9 persen.

Pengecer barang elektronik Best Buy naik 2,4 persen setelah meningkatkan dividen sebesar 12 persen.

Pengecer barang kebutuhan wanita Chico FAS melonjak 7,6 persen setelah melaporkan bahwa perusahaan sedang mempertimbangkan penjualan kelompok ekuitas pribadi.

Achillon Pharmaceuticals melonjak 83,3 persen setelah mengumumkan bahwa Badan Pengawas Makanan dan Obat AS akan mengizinkan uji coba pengobatan ACH-3422 pada pasien dengan hepatitis C.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber AFP/ANTARA
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menko Airlangga Sarankan Saham PT PON Hanya Dimiliki Satu Pihak

Menko Airlangga Sarankan Saham PT PON Hanya Dimiliki Satu Pihak

Whats New
ASDP Relokasi KMP Jatra II untuk Perkuat Penyeberangan Jarak Jauh Ketapang-Lembar

ASDP Relokasi KMP Jatra II untuk Perkuat Penyeberangan Jarak Jauh Ketapang-Lembar

Whats New
Buruh Demo PLN Tolak Upah Turun hingga Desak Tenaga 'Outsourcing' Jadi Karyawan

Buruh Demo PLN Tolak Upah Turun hingga Desak Tenaga "Outsourcing" Jadi Karyawan

Rilis
Targetkan Bisnis KPR Tumbuh Dua Kali Lipat di 2023, Bank Muamalat Genjot Pembiayaan 'Take Over' Rumah

Targetkan Bisnis KPR Tumbuh Dua Kali Lipat di 2023, Bank Muamalat Genjot Pembiayaan "Take Over" Rumah

Rilis
Kunjungi Morowali dan Konawe, Kepala Bappenas Susun 'Master Plan' Kawasan Industri

Kunjungi Morowali dan Konawe, Kepala Bappenas Susun "Master Plan" Kawasan Industri

Rilis
Sandiaga Uno: Anak Muda Jangan Jadi Kaum Rebahan, Jadilah Agen Perubahan

Sandiaga Uno: Anak Muda Jangan Jadi Kaum Rebahan, Jadilah Agen Perubahan

Whats New
Tim Likuidasi: 854 Nasabah Wanaartha Life yang Mewakili 1.867 Polis Sudah Ajukan Tagihan

Tim Likuidasi: 854 Nasabah Wanaartha Life yang Mewakili 1.867 Polis Sudah Ajukan Tagihan

Whats New
Krakatau International Port Tawarkan Solusi Pengembangan Sektor Logistik dan Pelabuhan di IKN

Krakatau International Port Tawarkan Solusi Pengembangan Sektor Logistik dan Pelabuhan di IKN

Whats New
Gara-gara Kurang Promosikan F1 Boat Race di Danau Toba, Luhut 3 Kali Ditegur Jokowi

Gara-gara Kurang Promosikan F1 Boat Race di Danau Toba, Luhut 3 Kali Ditegur Jokowi

Whats New
Kenaikan Suku Bunga The Fed Lebih Ringan, Saham-saham Bank Digital Ini Menguat Signifikan

Kenaikan Suku Bunga The Fed Lebih Ringan, Saham-saham Bank Digital Ini Menguat Signifikan

Whats New
Soal Program Bagi-bagi Rice Cooker, Kementerian ESDM: Masih dalam Pembahasan

Soal Program Bagi-bagi Rice Cooker, Kementerian ESDM: Masih dalam Pembahasan

Whats New
Bank Jago Syariah Luncurkan Deposito yang Bisa Dicairkan Tanpa Penalti

Bank Jago Syariah Luncurkan Deposito yang Bisa Dicairkan Tanpa Penalti

Whats New
Sederet Perusahaan Indonesia Jadi Sponsor F1 Powerboat, Ada Wilmar hingga Mayora

Sederet Perusahaan Indonesia Jadi Sponsor F1 Powerboat, Ada Wilmar hingga Mayora

Whats New
Nasabah Wanaartha Life Ajukan PKPU, OJK: Kami Menghargai Hak Pemegang Polis

Nasabah Wanaartha Life Ajukan PKPU, OJK: Kami Menghargai Hak Pemegang Polis

Whats New
Syarat dan Cara Daftar Lazada PayLater dengan Mudah

Syarat dan Cara Daftar Lazada PayLater dengan Mudah

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+