Kompas.com - 13/06/2014, 17:51 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pertanian (Kementan) tidak berani menghentikan impor bibit ayam atau day old chicken (DOC) dan impor bibit indukan ayam atau grand parent stock (GPS) yang berlangsung saat ini.

Menurut Kementan, jika itu dilakukan, maka usaha petani lokal akan mati. "Jika impor GPS dan DOC distop, nanti masuk semua itu (daging ayam). Bahaya kalau mereka kirim paha ayam ke sini, mati nanti peternak kita (usahanya)," ujar Direktur Pembibitan Ternak Derektorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Abu Bakar di Jakarta, Jumat (12/6/2014).

Abu Bakar menjelaskan, DOC dan GPS merupakan kebijakan yang dibuat pemerintah dalam menjaga kebutuhan ayam nasional. Kebijakan tersebut menurutnya juga mampu menangkal serbuan daging ayam dari luar negeri secara besar-besaran.

Apabila pemerintah menghentikan impor GPS dan DOC, maka daging ayam dari luar negeri akan gampang masuk ke pasar dalam negeri. Menurut dia, hal tersebut akan membuat usaha peternak ayam dalam keadaan bahaya.

"Saya mengingatkan untk pihak-pihak yang bilang stop impor GPS, blokir DOC, karena itu bahaya jika dilakukan," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.