Kompas.com - 20/06/2014, 19:55 WIB
Ilustrasi KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon presiden (capres) Prabowo Subianto mengatakan, permasalahan bahan bakar minyak (BBM) merupakan masalah mendesak yang dihadapi Indonesia. Menurut dia, subsidi BBM yang besar harus dialihkan.

"Mau tidak mau kita harus mengalihkan subsidi yang begitu besar sekarang yang akhirnya tidak produktif dan membebani ekonomi kita secara keseluruhan. Kita harus cari tekniknya," kata Prabowo dalam acara Dialog Capres bersama Kadin, Jumat (20/6/2014).

Prabowo menjelaskan, pemerintah harus mengurangi subsidi BBM, tetapi tetap melindungi kelompok masyarakat yang lemah dan paling miskin. Subsidi BBM harus dialihkan ke sasaran-sasaran tertentu.

"Di banyak negara digunakan kupon, voucer, dan sebagainya. Kita bisa turunkan mungkin setengah sampai dua pertiga dalam 3 tahun dan dalam 4 sampai 5 tahun, kita bisa benar-benar minimalkan subsidi. Ada perlindungan bagi yang miskin. Pembangunan refinery dan petrokimia baru kita dukung dengan insentif yang banyak, seperti tax insentive dan tax holiday," ujar Prabowo.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.