Menteri PPN Pertanyakan Rencana Jokowi Bangun 25 Bendungan

Kompas.com - 24/06/2014, 11:26 WIB
Ilustrasi bendungan WARTA KOTA/BANU ADIKARAIlustrasi bendungan
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas  Armida Alisjahbana menyangsikan rencana Joko Widodo merealisasikan 25 bendungan dalam kurun waktu 5 tahun.

Ditemui di gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Senin malam (23/6/2014), Armida mempertanyakan perencanaan teknis dari visi-misi di bidang pertanian itu. "Mau bikin bendungan, ukurannya berapa? Apakah sudah ada lokasinya? Jadi enggak mudah bangun 25 bendungan. Harus tahu ukurannya berapa," kata Armida.

Menurutnya, persoalan pertama untuk proyek semacam itu adalah soal lahan, setelah itu baru perizinan. Sehingga, tak jarang pembangunan bendungan atau waduk merupakan proyek multiyears alias tidak bisa dirampungkan dalam satu tahun. Hal ini juga terkait kemampuan anggaran.

"Biasanya lebih dari setahun. Jatigede saja 40 tahun enggak jadi-jadi," katanya memberikan contoh jika proyek terkendala urusan tanah.

Dalam diskusi yang digelar pekan lalu, Ketua Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI), Arif Satria menuturkan, biasanya proyek semacam itu dibangun minimal 2 tahun. Itu sudah mempertimbangkan kemampuan APBN. "Jadi kemungkinan selama satu periode Pak Jokowi, dari 25 itu yang selesai hanya 6," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.