Kompas.com - 26/06/2014, 15:35 WIB
Calon Presiden nomor urut 2 Joko Widodo KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Calon Presiden nomor urut 2 Joko Widodo
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Jika kelak terpilih menjadi Presiden, Joko Widodo akan meredefinisi istilah LCGC dari Low Cost Green Car menjadi Low Cost Gas Car.

"Hanya mobil yang bergas saja yang boleh dapat fasilitas pajak. Nanti definisinya kita ubah. Gas Cas bukan Green Car," ujar ekonom dari Megawati Institute, Iman Sugema, ditemui usai Seminar INDEF di Jakarta, Kamis (26/6/2014).

Iman mengatakan, Jokowi akan memberikan pilihan kepada konsumen untuk memilih LCGC definisi lama (green car) atau LCGC definisi baru (gas car). "Ada pilihan buat mereka, itu kalau ingin beli mobil (harga) murah ya mobil gas. Tapi Anda juga boleh beli mobil mahal. Bensin boleh dapat subsdi tapi mobilnya mahal," imbuh Iman.

LCGC sejauh ini menjadi polemik bukan lantaran dibebaskan 100 persen dari pajak PPnBM, namun akibat LCGC subsidi BBM membengkak. Ketua Forum Ekonomi Megawati Institute (FEMI) Arief Budimantan beberapa waktu lalu menuturkan, jika terpilih, Jokowi akan mengubah konsep mobil murah.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.