Jonan: Pemerintah Enggak Ngasih Subsidi, Saya Enggak Peduli...

Kompas.com - 01/07/2014, 09:47 WIB
Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan saat memberikan konferensi pers terkait mudik lebaran 2013 di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2013) Alsadad RudiDirektur Utama PT KAI Ignasius Jonan saat memberikan konferensi pers terkait mudik lebaran 2013 di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2013)
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Utama PT KAI (Persero) Ignasius Jonan mengatakan, dirinya tidak peduli dengan pemerintah yang tidak memberikan dana public service obligation (PSO) untuk kereta api ekonomi jarak jauh dan menengah.

Padahal, KAI sudah mengusulkan adanya dana bantuan pemerintah bagi BUMN dalam usaha peningkatan pelayanan umum ini sebesar Rp 1,2 triliun.  “Pemerintah itu ngasih PSO, itu yang butuh pemerintah kok. Itu (subsidi) kan alat propaganda pemerintah,” katanya dalam CEO Speaks on Leadership Class di Binus University, Jakarta, Senin (30/6/2014).

“Pemerintah enggak ngasih subsidi, saya enggak peduli. You mau ngasih syukur, enggak ya alhamdulillah,” lanjut Jonan.

Sebagai informasi, pemerintah tidak memenuhi permintaan dana PSO yang diajukan KAI sebesar Rp 1,2 triliun. Pemerintah hanya mengucurkan dana Rp 871 miliar untuk memenuhi kebutuhan PSO dan Rp 352 miliar untuk subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Akibatnya, pada 1 September 2014 mendatang, sebanyak 20 rute ekonomi jarak menengah dan jarak jauh di Jawa dan Sumatera mengalami kenaikan tarif berkisar Rp 20.000 hingga Rp 65.000. (baca: Mulai September 2014, Tarif KA Ekonomi Naik Lebih dari Dua Kali Lipat)

Informasi saja, PSO merupakan biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah karena adanya disparitas atau perbedaan harga pokok penjualan BUMN dengan harga atas produk atau jasa tertentu yang ditetapkan oleh Pemerintah agar pelayanan produk atau jasa tetap terjamin dan terjangkau oleh sebagian besar masyarakat (publik).

baca juga:
Dirut PT KAI: Saya Menentang Kereta Cepat Jakarta-BandungDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.