Apindo Tuding Pemerintah "Cuci Otak" Buruh soal Outsourcing

Kompas.com - 01/07/2014, 13:17 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menuding pemerintah telah melakukan brainwash atau pencucian otak terhadap pekerja (buruh) mengenai outsourcing. Hal tersebut membuat pekerja terus melakukan demonstrasi untuk menuntut penghapusan sistem outsourcing.

"Pemerintah malah melakukan brainwash bahwa outsourching itu jelek, bahkan menterinya (Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar) bilang kalau ngelamar gadis nggak akan diterima kalau masih tenaga outsourcing," ujar Wakil Sekretaris Umum APINDO, Iftida Yasar, di Jakarta, Selasa (1/7/2014).

Iftida menjelaskan, pemerintah sudah terlanjur basah menanamkan cara pandang yang salah mengenai outsourcing kepada buruh. Hal tersebut menyebabkan adanya penyempitan makna dari outsourcing sehingga diartikan sebagai hal yang buruk untuk buruh.

Seharusnya menurut Iftida, pemerintah melakukan sosialisasi yang baik mengenai outsourcing dan menyosialisasikan bahwa bekerja adalah sebuah ibadah.

"Mestinya yang mesti disosialisasikan adalah kerja adalah ibadah, jadi percuma ganteng, keren kalau tidak kerja. Pemerintah salah jika menanamkan pemahaman yang buruk mengenai outsourcing karena tingkat pengangguran kita masih banyak," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.