Kompas.com - 03/07/2014, 14:10 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan TRIBUNNEWS/HERUDIN Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan mengatakan, praktik-praktik nepotisme di perusahan BUMN membuat manajemen menjadi tidak sehat. 

"Ya itu kalau yang anda omongkan itu yang disebut nepotisme, kenapa itu tercela karena manajemen jadi tidak sehat, hubungan keluarga dekat akan mempengaruhi manajemen," ujar Dahlan Iskan di Jakarta, Kamis (3/7/2014).

Dahlan menjelaskan, untuk menindak dan mencegah BUMN menjadi lahan basah nepotisme, maka diperlukan suatu peraturan yang mengikat secara tegas pekerja-pekerja di perusahaan BUMN. Hal tersebut dimaksudkan agar tidak ada lagi celah terjadinya praktik nepotisme.

Menurut Dahlan, praktik nepotisme di BUMN belum diatur oleh UU, jadi tidak ada peraturan yang dilanggar jika ada pekerja atau petinggi BUMN mempekerjakan sanak keluarganya di perusahan BUMN tersebut.

Oleh karenanya, dia akan memanggil beberapa perusahaan BUMN yang sudah memiliki peraturan internal mengenai pencegahan nepotisme untuk menjadi contoh perusahaan BUMN lainnya.

"Memang ini masih dibahas. Misal saya tahu kakak saya jadi Dirut di A, saya gak melamar di perusahaan itu. Yang jadi masalah adalah bagaimana yang sudah terjadi atau saya sudah di perusahaan itu tiba-tiba kakak saya diangkat jadi dirut belakangan, Nah itu kan tidak salah tapi aturan itu nanti akan mengatur itu," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.