Kompas.com - 08/07/2014, 12:37 WIB
Ilustrasi komoditas pertanian Kompas.com/Ronny Adolof BuolIlustrasi komoditas pertanian
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kementerian Perdagangan Srie Agustina mengatakan, harga bawang merah sudah turun Rp 2.000 per kilogram, tetapi masih terbilang mahal.

“Harga bawang merah masih di atas harga referensi. Harga bawang merah per hari ini Rp 26.500 per kilogram, tetapi ini sudah turun dibanding tanggal 1 Juli yang mencapai Rp 28.000 per kilogram,” katanya kepada wartawan saat kunjungan Menteri Perdagangan Muhamad Lutfi di Pasar Klender, Jakarta Timur, Selasa (8/7/2014).

Srie mengatakan, Kementerian Perdagangan berharap harga bawang merah segera turun di bawah harga referensi. Hal tersebut untuk menghindari terjadinya impor bawang merah demi menjaga kestabilan harga.

Meskipun impor, masyarakat Indonesia lebih memilih bawang merah lokal karena bawang merah impor biasanya berukuran lebih besar. “Kecuali bawang putih (masyarakat terbiasa) karena kita memang tidak punya (pasokan),” ujarnya.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menambahkan, penurunan harga bawang merah ini biasa terjadi pada jelang pekan kedua Lebaran.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.