Kompas.com - 16/07/2014, 08:31 WIB
Bursa Efek Indonesia KONTANBursa Efek Indonesia
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan akan bergerak variatif.  Potensi pelemahan diprediksi akan terjadi dengan rata-rata perdagangan dalam kisaran 5.000 hingga 5.091.

"Jika dilihat dari data mingguan, IDX masih berada di atas level standar deviasi 1 dari MA20 weekly, dikisaran 4,970 yang berfungsi sebagai support untuk IHSG dan potensi penguatan masih menuju kisaran level 5.165," kata analis Bahana Securities Chandra Widjanarka, Rabu (16/7/2014).

Pada perdagangan hari ini, ujar Chandra, saham yang dapat diperhatikan adalah MLPL. Sebab, terdapat potensi penguatan dalam saham ini. "Walaupun masih bergerak downtrend, tetapi ada potensi untuk mengalami penguatan terutama setelah menmbentuk higher low, konfirmasi jika dapat ditutup di atas level Rp 755," jelas Chandra.

Pada perdagangan kemarin, Selasa (15/7/2014) IHSG berhasil ditutup menguat 49 poin pad kisaran 5.070, rebound di kisaran gap 4,970 sampai 5,000.

Investor asing masih melakukan pembelian bersih sebesar Rp 261 miliar dengan penyumbang pelemahan terbesar adalah saham antara lain ADHI, PTPP, BBRI, BMRI, dan UNVR.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.