Kelesuan Ekonomi Indonesia Bisa Dibenahi dengan Biaya Rp 46 Triliun

Kompas.com - 22/07/2014, 19:43 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) atau IPC, RJ Lino menuturkan, tantangan pemerintah ke depan masih sama yakni menurunkan tingginya biaya logistik, yang membuat biaya tinggi sehingga ekonomi lesu atau tak punya daya saing.

Dia mengatakan, yang utama untuk menurunkan biaya logistik adalah dengan melakukan pembenahan pelabuhan menyeluruh, tak hanya infrastruktur pelabuhan, namun yang utama adalah merombak birokrasi pemerintah yang menyebabkan proses di pelabuhan menjadi lamban.

"Pokoknya kalau maritim diberesi Indonesia itu sehat. Saya senang sekali program pemerintah yang Jokowi, mau beresin maritim. Karena kalau itu enggak beres Indonesia enggak beres. Kuncinya ada di pelabuhan," katanya ditemui di sela-sela diskusi Kadin Selasa (22/7/2014).

Dia mengatakan, tak hanya Tanjung Priok saja yang perlu dibenahi, namun juga semua pelabuhan di Indonesia. Hal tersebut disebabkan, kapal tidak hanya akan bersandar di Prio saja, melainkan bolak-balik.

Dia bilang, baik Priok maupun pelabuhan lain misalnya Banjarmasin, atau Belawan, semuanya harus diperbaiki. "Jadi mesti dibaikin semua. Investasi 4 miliar dollar (sekitar Rp 46 triliun)," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.