Soal Harga Daging, Mentan Pegang Omongan Pedagang Klender

Kompas.com - 25/07/2014, 12:44 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pertanian (Mentan) Suswono yakin harga daging sapi masih terjaga stabil. Dia percaya dengan janji para pedagang Pasar Klender, Jakarta Timur, tidak akan menjual di atas Rp 100.000 per kilogram.

“Kalau di Pasar Klender pedagang sudah berjanji tidak ada yang jual di atas Rp 100.000 per kilogram, makanya nanti kalau ada yang di atas itu bagaimana? Tolong diberikan informasi, nanti kami cek apa masalahnya,” kata Suswono kepada wartawan di Jakarta, Kamis (24/7/2014).

Menurut Suswono, masalah rantai pasokan ini adalah wilayah Kementerian Perdagangan, baik dari importir, distributor, pedagang besar, pedagang pasar, sampai ke tangan konsumen. Dia bilang, Mendag bisa memberikan sanksi jika ada yang melakukan kecurangan.

“Ini wilayah perdagangan, importir ini perlu ditegur kalau melepas dengan harga tinggi karena keuntungannya terlalu tinggi,” katanya.

Suswono yakin, harga daging sapi seharusnya lebih rendah tahun ini sebab Kementerian Pertanian sudah tidak melakukan pembatasan alokasi impor. Di sisi lain, Suswono memastikan, daging sapi impor sudah ada di dalam negeri.

“Harga daging sapi seharusnya sudah turun karena sudah dibuka, tidak ada lagi pembatasan,dan barang ini sudah ada di dalam negeri. Faktanya di Carrefour saja sudah bisa dijual Rp 70.000 per kilogram,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.