Kompas.com - 16/08/2014, 19:39 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com
- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar menyatakan, kenaikan gaji dan uang makan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 masih bersifat baseline atau kerangka dasar. Keputusan kenaikan gaji tersebut diserahkan kepada pemerintahan baru.

"Ada baseline-nya. Nanti pemerintah (baru) yang hitung lebih halus lagi. Sekarang belum naik," kata Azwar di Jakarta, Jumat (15/8/2014).

Menurut Azwar, kebijakan untuk menaikkan gaji dan uang makan bagi PNS dan TNI/Polri merupakan urusan pemerintahan baru yang mulai menjabat beberapa bulan lagi. Sehingga, keputusan apakah gaji dan uang makan tersebut akan naik sangat tergantung kepada pemerintah baru.

"Belum waktunya disebut. Kenaikan 2015 dikasih baseline. Tapi itu (urusan) pemerintahan baru," jelas Azwar.

Kenaikan gaji bagi PNS dan TNI/Polri direncanakan sebesar 6 persen yang berlaku tahun 2015 mendatang. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Chairul Tanjung menjelaskan kenaikan gaji dan uang makan PNS mengikuti laju inflasi. Bila inflasi cukup tinggi, jika gaji dan uang makan tidak dinaikkan maka kesejahteraan para abdi negara itu akan terganggu.

"Kenaikan gaji PNS itu mengikuti inflasi saja sebenarnya. Kalau inflasinya dianggap 5 persen, maka gaji 6 persen, jadi selisih kesejahteraannya cuma 1 persen," kata CT. (baca: CT: Gaji PNS Tahun Depan Naik 6 Persen)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.