Mandiri Sekuritas Mulai Tawarkan Sukuk Global

Kompas.com - 25/08/2014, 19:35 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

TANJUNG PANDAN, KOMPAS.com - PT Mandiri Sekuritas mulai menawarkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) alias sukuk global yang akan terbit semester II tahun ini. Co-manager penerbitan sukuk global ini telah menyambangi investor di berbagai kota besar dunia seperti Kuala Lumpur, Hong Kong, London dan beberapa kota di Timur Tengah.

Road show itu telah dilakukan sejak 18 Agustus lalu hingga 25 Agustus lalu. Direktur Utama Mandiri Sekuritas Abiprayadi Riyanto mengatakan calon investor yang diundang diantaranya fund manager, bank, perusahaan aset manajemen dan dana pensiun.

Head of Debt Research Mandiri Sekuritas Handy Yunianto menambahkan minat investor asing pada sukuk global cukup tinggi. “Terlihat dari banyaknya investor yang datang,” ujar Handy akhir pekan lalu.

Dalam roadshow ini, Mandiri Sekuritas memaparkan kondisi makro ekonomi Indonesia sehingga investor bisa mengetahui secara garis besar perkembangan ekonomi domestik. Dia mengaku belum ada permintaan investor terkait tenor maupun kupon sukuk global tersebut. “Ini namanya non-deal roadshow. Sehingga belum ada perbincangan ke arah situ,” tambah Handy.

Fitch Ratings telah menyematkan peringkat BBB- untuk instrumen ini. Peringkat tersebut seiring prospek jangka panjang Indonesia dengan outlook stabil. Fitch menyebut, peringkat tersebut mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan volatilitas lebih rendah dibandingkan negara lain dalam satu peers.

Sekadar gambaran, tahun lalu, pemerintah menerbitkan sukuk global senilai 1,5 miliar dollar AS bertenor 5,5 tahun. Surat utang yang akan jatuh tempo pada Maret 2019 ini menetapkan imbal hasil 6,125 persen. Dibandingkan empat penerbitan sebelumnya, yield tahun lalu termasuk tertinggi kedua.

Yield paling tinggi diberikan pada sukuk global yang pertama kali terbit, April 2009, yaitu sebesar 8,8 persen. Sejumlah analis memperkirakan, kupon sukuk global tahun ini berkisar 3,7 persen hingga 5,5 persen. (Noor Muhammad Falih)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Kontan
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Harga Minyak WTI Turun di Bawah 90 Dollar AS Per Barrel, Terendah dalam 6 Bulan

Harga Minyak WTI Turun di Bawah 90 Dollar AS Per Barrel, Terendah dalam 6 Bulan

Whats New
Jelang 'BUMN Legal Summit 2022', Kementerian BUMN Edukasi Mahasiswa Hukum

Jelang "BUMN Legal Summit 2022", Kementerian BUMN Edukasi Mahasiswa Hukum

Whats New
Transformasi Erajaya, dari Jualan Ponsel, Kini Fokus Jadi 'Lifestyle Smart Retailer' Terbesar di Asteng

Transformasi Erajaya, dari Jualan Ponsel, Kini Fokus Jadi "Lifestyle Smart Retailer" Terbesar di Asteng

Whats New
Ketidakpastian Global Tidak Buat Warren Buffett Berhenti Borong Saham-saham Ini

Ketidakpastian Global Tidak Buat Warren Buffett Berhenti Borong Saham-saham Ini

Whats New
Kementerian PUPR Terima Anggaran Rp 125,2 Triliun, Ini Agenda Kerjanya

Kementerian PUPR Terima Anggaran Rp 125,2 Triliun, Ini Agenda Kerjanya

Whats New
Menhub Minta Maskapai Tak Kenakan Tarif Tinggi Tiket Pesawat

Menhub Minta Maskapai Tak Kenakan Tarif Tinggi Tiket Pesawat

Whats New
[POPULER MONEY] Token ASIX Anang Tak Masuk Kripto Terdaftar | Jokowi: Fundamental Ekonomi RI Baik

[POPULER MONEY] Token ASIX Anang Tak Masuk Kripto Terdaftar | Jokowi: Fundamental Ekonomi RI Baik

Whats New
Target Pendapatan Negara 2023 Dipatok Rp 2.443,6 Triliun, Paling Besar dari Perpajakan

Target Pendapatan Negara 2023 Dipatok Rp 2.443,6 Triliun, Paling Besar dari Perpajakan

Whats New
Token Tadpole Finance Resmi Jadi Aset Kripto Terdaftar di Bappebti

Token Tadpole Finance Resmi Jadi Aset Kripto Terdaftar di Bappebti

Rilis
Genjot Pemulihan Ekonomi Nasional, Puan Minta Pemerintah Pertajam Insentif Pajak

Genjot Pemulihan Ekonomi Nasional, Puan Minta Pemerintah Pertajam Insentif Pajak

Whats New
Hadapi Ancaman Resesi Global, Wakil Ketua MPR: RI Termasuk Negara yang Fundamental Perekonomiannya Kuat

Hadapi Ancaman Resesi Global, Wakil Ketua MPR: RI Termasuk Negara yang Fundamental Perekonomiannya Kuat

Whats New
APBN 2023 Lebih Banyak Dikucurkan Buat Infrastruktur, Pendidikan, hingga Bansos

APBN 2023 Lebih Banyak Dikucurkan Buat Infrastruktur, Pendidikan, hingga Bansos

Whats New
Perumnas Gandeng IPB Sediakan Hunian Bagi Tenaga Pendidik

Perumnas Gandeng IPB Sediakan Hunian Bagi Tenaga Pendidik

Rilis
Kode Bank BCA Syariah dan Bank Lain untuk Keperluan Transfer Beda Bank

Kode Bank BCA Syariah dan Bank Lain untuk Keperluan Transfer Beda Bank

Spend Smart
Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BRI Britama X secara Online

Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BRI Britama X secara Online

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.