Menperin Klaim Berhasil Yakinkan Freeport Mau Gunakan Alat Buatan RI

Kompas.com - 27/08/2014, 04:42 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian MS Hidayat mengklaim berhasil meyakinkan PT Freeport Indonesia untuk menggunakan peralatan dan barang buatan Indonesia.

"Saya dengan Freeport berhasil membuat pembicaraan untuk agenda procurement mereka yang besar tiap tahun bisa sampai 1,3 billion dollar AS, kira-kira belasan triliun untuk procurement alat produksi maupun konsumsi yang dulunya banyak pakai impor," ujar MS Hidayat di Jakarta, Selasa (26/8/2014).

Dia menjelaskan, Kemenperin sudah mengusulkan agar Freeport memakai alat buatan Indonesia baik procurement untuk alat produksi ataupun technology equipment untuk konsumsi Freeport. Menurut Hidayat, hal tersebut adalah bagian penting dalam perjanjian Freeport dengan pemerintah Indonesia.

Kemenperin pun mengaku sudah mengeluarkan semacam shortlist untuk barang-barang yang sudah dibuat di Indonesia atas dasar daftar barang yang dibutuhkan oleh Freeport per tahun yang nilainya bisa mencapai 1,5 miliar dollar AS.

"Mereka itu harus diusahakan buatan indonesia sepanjang indonesia bisa memproduksi," kata dia. Namun, Hidayat memastikan bahwa penggantian alat-alat Freeport itu tidak mungkin dilakukan seluruhnya.

Setidaknya, Freeport bisa menggunakan alat buatan Indonesia tersebut sampai 40 persen dari total alat-alat yang digunakan Freeport saat ini. "Yang perjanjian itu sudah ditandangani di antara pemerintah, dulu saya lakukan pembicaraannya di sini (di Kantor Menperin)," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.