Soal BBM Bersubsidi, Pemerintah Hanya Tanggung Jawab sampai 20 Oktober

Kompas.com - 30/08/2014, 13:36 WIB
Ilustrasi: Warga antre membeli bahan bakar premium di SPBU Perempatan Sagan, Yogyakarta, Selasa (26/8/2014). KOMPAS / FERGANATA INDRA RIATMOKOIlustrasi: Warga antre membeli bahan bakar premium di SPBU Perempatan Sagan, Yogyakarta, Selasa (26/8/2014).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah tidak mau menjamin kuota 46 juta kiloliter BBM bersubsidi yang ada dalam APBN 2014 mencukupi hingga akhir tahun. Alasannya sederhana, masa jabatan pemerintahan SBY hanya sampai 20 Oktober 2014.

"Sampai 20 Oktober, saya bertanggung jawab. Saya, Menteri Koodinator Perekonomian, sampai 20 Oktober, makanya sampai 20 Oktober saya yang bertanggung jawab. Nanti selanjutnya serahkan ke pemerintah yang akan datang," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung di Jakarta, Jumat (29/8/2014) malam.

Meskipun demikian, Pertamina tidak perlu takut kuota 46 juta kiloliter bakal jebol. Pasalnya, hal tersebut bukan tanggung jawab Pertamina, tetapi tanggung jawab pemerintah. "Kuota itu urusan pemerintah bukan Pertamina. Pertamina tugasnya menyalurkan," kata CT.

Sebelumnya, Pertamina menyatakan, jika kuota BBM bersubsidi habis sebelum tutup tahun, maka Pertamina akan terkena risiko yang besar. Pasalnya, kuota BBM berdasarkan APBN 2014 hanya dipatok 46 juta kiloliter.

"Kalau kuota itu terlampaui, maka risikonya ada di Pertamina. Pertamina tidak akan dibayar jika over kuota, makanya tidak boleh over," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (27/8/2014).

Hanung menjelaskan, membengkaknya konsumsi BBM bersubsidi saat ini murni terjadi karena konsumsi yang besar oleh masyarakat. Sementara itu, kata Hanung, kuota BBM subsidi dalam APBN 2014 sudah dipatok turun dari jumlah 48 juta kiloliter pada tahun sebelumnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.