Kembangkan Daerah, Pemerintah diminta Mendidik Pemuda Papua jadi Pilot

Kompas.com - 22/09/2014, 16:56 WIB
Pilot KOMPAS.com/ Bambang PJPilot
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Bupati Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat, Gabriel Assem mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah pusat terhadap anak-anak di daerahnya.

Dia pun mengaku ingin menyekolahkan anak-anak di daerahnya menjadi pilot melalui pendidikan pilot yang dikelola Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai salah satu usaha pemenuhan kebutuhan pilot nasional.

"Anak-anak kita didik ke depan jadi pilot atau apa saja mohon didukung, karena kita kabupaten baru dengan keterbatasan dana," ujar Gabriel setelah penandatanganan MoU pembangunan dan pengembangan bandara udara Werur, Kabupaten Tambrauw, Papua barat. di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (22/9/2014).

Menanggapi permintaan tersebut, Plt Dirjen Perhubungan udara, Santoso Edy Wibowo mengatakan bahwa Kemenhub sudah bekerjasama dengan UP4B (unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat) guna mewujudkan keinginan tersebut.

Bahkan, kata Santoso, Kemenhub sudah memberikan kuota untuk putra putri Papua untuk menjadi SDM transportasi. Dari 100 orang yang dibutuhkan, hanya 80 orang yang diterima dan akan didik oleh Kementerian Perhubungan.

"Hanya 80 yang diterima, 60 dari Papua dan 20 Papua Barat untuk menjadi SDM transportasi," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.