AP II: Pemisahan Airport Tax dari Tiket Inisiatif Garuda Indonesia

Kompas.com - 23/09/2014, 20:39 WIB
Para penumpang mengantri memasuki ruang tunggu di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, beberapa waktu lalu KOMPAS.com/Yohanes de Britho NeonnubPara penumpang mengantri memasuki ruang tunggu di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, beberapa waktu lalu
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Angkasa Pura (AP) II menyatakan tetap akur dengan maskapai PT Garuda Indonesia Tbk, meskipun airport tax akan kembali terpisah dari tiket.

"Pastinya kami akur dan kompak - kompak saja," kata Sekretaris AP II Daryanto kepada Kompas.com Jakarta, Selasa malam (23/9/2014).

Dia menjelaskan, keputusan Garuda yang berencana memisahkan airport tax dan harga tiket adalah murni keputusan bisnis Garuda. Pasalnya, kata Daryanto, dengan penggabungan dua item tersebut, harga tiket Garuda terkesan mahal jika dibandingkan harga tiket maskapai lain yang memisahkan dua item itu.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) lanjut dia, sebenarnya sudah menerbitkan Keputusan Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara nomer 447 tahun 2014 terkait penggabungan PSC ke dalam harga tiket. Namun menurut dia, teknis pembayaran airport tax belum dibahas oleh Kemenhub.

"Segera akan dibicarakan lagi teknis pelaksanaan tentang tata cara pembayaran PSC on tiket bersama-sama antara AP I, AP II dan Kemenhub serta airlines," ujar dia.

Sebelumnya muncul kabar bahwa Garuda dan Citilink akan kembali memisahkan airport tax dari tiket per 1 Oktober. Humas Garuda Indonesia Ikhsan Rosan mengatakan pihaknya saat ini memang masih mebahas pemisahan tiket dan airport tax. Pekan ini, hasil pembahasan akan diumumkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perluas Investasi ke Startup Indonesia, Capria Ventures Gandeng Perusahaan Investasi Milik Pandu Sjahrir

Perluas Investasi ke Startup Indonesia, Capria Ventures Gandeng Perusahaan Investasi Milik Pandu Sjahrir

Rilis
Sebut Gernas BBI dan Penanganan Covid-19 Baik, Luhut: Itu karena Leadership Presiden yang Kuat

Sebut Gernas BBI dan Penanganan Covid-19 Baik, Luhut: Itu karena Leadership Presiden yang Kuat

Whats New
Penerimaan Pajak Tembus Rp 741,3 Triliun, Sri Mulyani: Konsumsi Mulai Membaik

Penerimaan Pajak Tembus Rp 741,3 Triliun, Sri Mulyani: Konsumsi Mulai Membaik

Whats New
IHSG Menguat pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

IHSG Menguat pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

Whats New
Dua Tahun Eksis, Ajaib Gandeng Lebih dari 1 Juta Investor Saham

Dua Tahun Eksis, Ajaib Gandeng Lebih dari 1 Juta Investor Saham

Rilis
Saling Bantah Pejabat Kemendag Vs Kementan soal Stok Jagung

Saling Bantah Pejabat Kemendag Vs Kementan soal Stok Jagung

Whats New
Dana Simpanan Dijamin, LPS Minta Masyarakat Tak Khawatir Nabung di Bank Digital

Dana Simpanan Dijamin, LPS Minta Masyarakat Tak Khawatir Nabung di Bank Digital

Whats New
Gelar RUPSLB, Pemegang Saham Setujui Rencana Stock Split Saham BBCA

Gelar RUPSLB, Pemegang Saham Setujui Rencana Stock Split Saham BBCA

Whats New
Agustus 2021, Defisit APBN Tembus Rp 383,2 Triliun

Agustus 2021, Defisit APBN Tembus Rp 383,2 Triliun

Whats New
Pemerintah Batasi Pintu Masuk Kedatangan Internasional, Simak Lokasi dan Syaratnya

Pemerintah Batasi Pintu Masuk Kedatangan Internasional, Simak Lokasi dan Syaratnya

Whats New
Tren Penurunan Harga Bitcoin Dinilai Masih dalam Batas Wajar

Tren Penurunan Harga Bitcoin Dinilai Masih dalam Batas Wajar

Whats New
Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Whats New
Sri Mulyani Waspadai Dampak Evergrande karena Bisa Pengaruhi Ekspor RI

Sri Mulyani Waspadai Dampak Evergrande karena Bisa Pengaruhi Ekspor RI

Whats New
Mendag Pertanyakan Klaim Data Kementan soal Stok Jagung 2,3 Juta Ton

Mendag Pertanyakan Klaim Data Kementan soal Stok Jagung 2,3 Juta Ton

Whats New
Lowongan Kerja Pertamina untuk Fresh Graduate, Pendaftaran hingga 25 September 2021

Lowongan Kerja Pertamina untuk Fresh Graduate, Pendaftaran hingga 25 September 2021

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.