Anggaran Tol Laut Jokowi Diprediksi Capai Rp 2.000 Triliun

Kompas.com - 24/09/2014, 05:09 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Infrastruktur, maritim, dan pangan rupanya menjadi agenda besar pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Salah satu indikasinya dari timing program dan anggaran yang diusulkan cukup fantastis.

Anggota tim transisi Dolfie OFP kepada wartawan menuturkan, maritim dan pangan menjadi prioritas yang akan dilaksanakan di tahun pertama pemerintahan Jokowi-JK.  "Tol laut akan menjadi prioritas," kata Dolfie, Selasa (23/9/2014).

Bahkan, tak tanggung-tanggung, Dolfie menyebut diperkirakan kebutuhan anggaran untuk membangun jembatan konektivitas maritim itu menyentuh Rp 2.000 triliun, yang akan dilakukan dalam skema tahun jamak selama 5 tahun.

Namun, berapa persisnya anggaran yang diperlukan untuk tol laut, Dolfie menegaskan menunggu hasil studi kelayakan yang rencananya juga akan dilakukan pada tahun pertama.

"Makanya tahun pertama kan FS-nya (feasibility study). Terus, pelabuhan mana saja yang mau dijadikan tol laut. Dari situlah baru ketahuan angka persisnya," tukas Dolfie.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.