Kompas.com - 26/09/2014, 14:16 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menuntut Kebutuhan Hidup Layak (KHL) bagi buruh diubah menjadi 84 item. Sebelumnya, KHL mencakup 64 item. Salah satu item dalam KHL yang diminta untuk dimasukkan ke dalam KHL baru tersebut adalah parfum.

Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, parfum saat ini merupakan kebutuhan mendasar yang dibutuhkan para buruh. Parfum yang dibeli para buruh pun, bukan parfum bermerek dengan harga selangit. "Parfum menjadi kebutuhan untuk kekinian. Itu pun parfum yang murah, yang oplosan," kata Iqbal di Gedung Joang 45, Jumat (26/9/2014).

Iqbal menjelaskan, KHL dahulu bernama Kebutuhan Hidup Minimum (KHM) yang dicetuskan sekitar tahun 1980-an oleh Menteri Tenaga Kerja saat itu, Sudomo. Pada masa itu, parfum belum dimasukkan ke dalam komponen KHM lantaran perbedaan kondisi yang dialami buruh pada saat itu berbeda dengan yang terjadi saat ini.

"Kenapa parfum dulu tidak dimasukkan? Karena buruh belum berdesak-desakan. Sekarang di KRL kan berdesak-desakannya tahu sendiri seperti apa. Kalau tidak pakai parfum, kebayang seperti apa bau badannya," ujar Iqbal.

KHL adalah standar kebutuhan yang harus dipenuhi oleh seorang pekerja atau buruh lajang untuk dapat hidup layak, baik secara fisik, non fisik, dan sosial untuk kebutuhan selama satu bulan.

Menurut KSPI, KHL harus mendekati kebutuhan hidup riil saat diterimanya upah untuk kebutuhan hidup sebulan dan dalam setahun.

Sebelumnya, Iqbal pernah menyatakan kepada Kompas.com, terkait tuntutan berupa kosmetik seperti bedak, lipstik, dan parfum, semua pihak jangan menganggap buruh menuntut produk-produk kosmetik mahal.

Tuntutan berupa item tersebut tentu disesuaikan kualitas dan harganya sesuai dengan daya beli para buruh.

"Bedak, lipstik, dan parfum itu jangan dikira yang harganya mahal dan merek-merek mahal. Yang kualitasnya rendah, harganya kan murah. Parfum juga yang KW-KW begitu, kualitas rendah, bukan yang bermerek," jelasnya.

baca juga: Tuntut Upah Naik, 100.000 Buruh Akan Lakukan Aksi pada 2 Oktober

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMN Berdikari Buka Lowongan Kerja untuk S1, Simak Posisi dan Persyaratannya

BUMN Berdikari Buka Lowongan Kerja untuk S1, Simak Posisi dan Persyaratannya

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Cara Tarik Tunai Bank Jateng Tanpa Kartu via Internet Banking dan Bima

Cara Tarik Tunai Bank Jateng Tanpa Kartu via Internet Banking dan Bima

Spend Smart
Main HP di SPBU Bisa Picu Kebakaran, Cuma Mitos atau Fakta?

Main HP di SPBU Bisa Picu Kebakaran, Cuma Mitos atau Fakta?

Whats New
Butuh Uang Tambahan? Simak Cara Daftar Shopee Affiliates Program

Butuh Uang Tambahan? Simak Cara Daftar Shopee Affiliates Program

Work Smart
Lebih Murah Beli Minyak Goreng di Alfamart atau Indomaret?

Lebih Murah Beli Minyak Goreng di Alfamart atau Indomaret?

Spend Smart
Begini Kejelasan Nasib Honorer yang Tak Dipakai Lagi Mulai 2023

Begini Kejelasan Nasib Honorer yang Tak Dipakai Lagi Mulai 2023

Whats New
Akhir Pekan, Simak Promo dari Bioskop CGV,  XXI, dan Cinepolis

Akhir Pekan, Simak Promo dari Bioskop CGV, XXI, dan Cinepolis

Spend Smart
Puji Produk UMKM, Sandiaga Uno: Keren Banget, Saya Sih Amaze Banget...

Puji Produk UMKM, Sandiaga Uno: Keren Banget, Saya Sih Amaze Banget...

Whats New
Pendekatan Ergo, Ego, dan Eco

Pendekatan Ergo, Ego, dan Eco

Whats New
[POPULER MONEY] Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai | Gaji Ke-13 ASN Cair

[POPULER MONEY] Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai | Gaji Ke-13 ASN Cair

Whats New
Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Pedagang Pasar Kramat Jati: Alhamdulillah Banyak yang Pakai

Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Pedagang Pasar Kramat Jati: Alhamdulillah Banyak yang Pakai

Whats New
Perhitungan Iuran BPJS Ketenagakerjaan yang Dibayar Perusahaan dan Pekerja

Perhitungan Iuran BPJS Ketenagakerjaan yang Dibayar Perusahaan dan Pekerja

Spend Smart
APBN Surplus, Sri Mulyani Singgung Dampaknya ke Utang Pemerintah

APBN Surplus, Sri Mulyani Singgung Dampaknya ke Utang Pemerintah

Whats New
Negara Kantongi Rp 61 Triliun dari WNI yang 'Sembunyikan' Hartanya di Luar Negeri

Negara Kantongi Rp 61 Triliun dari WNI yang "Sembunyikan" Hartanya di Luar Negeri

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.