Kompas.com - 29/09/2014, 11:07 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkali-kali terjadi insiden runtuh di area tambang PT Freeport Indonesia, anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Satya Wira Yudha menegaskan, pemerintah harus memberikan sanksi terhadap raksasa tambang berbasis Amerika Serikat itu.

"Harus memberikan sanksi, karena itu menyangkut keselamatan kerja," kata Satya ditemui usai rapat Badan Anggaran, di Jakarta, Minggu (28/9/2014).

Ditanyakan mengenai bentuk sanksinya, politisi Partai Golkar itu menuturkan bentuknya bisa beragam, salah satunya adalah penghentian operasi sementara. Hal tersebut dilakukan demi keselamatan pekerja lainnya.

Penghentian operasi sementara, imbuh Satya juga tidak dilakukan di seluruh area tambang. Penghentian operasi sementara, dilakukan hanya pada lokasi-lokasi tertentu yang dianggap rawan.

"Itu harus dilakukan supaya tidak menelan korban berikutnya. Kementerian ESDM harus memberikan sanksi kepada Freeport," kata dia.

Sebelumnya, diberitakan, batu pada tambang bawah tanah Freeport runtuh, pada Jumat (12/9/2014) pukul 23:30 waktu Indonesia Timur. Kejadian yang terjadi di area West Muck Bay, area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave tersebut, memakan satu orang korban jiwa. Tahun lalu, areal tambang yang digunakan sebagai fasilitas pelatihan Freeport juga runtuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.