KPPU: Kebijakan Melarang SPBU di Tol Jual BBM Subsidi Diskriminatif

Kompas.com - 29/09/2014, 18:14 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) akan melayangkan surat rekomendasi kepada BPH Migas terkait pelarangan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premiun di jalan tol.

Menurut KPPU, kebijakan tersebut merupakan diskriminatif terhadap pengusaha SPBU di jalan tol. "Kami akan kaji alasan-alasannya kenapa kebijakan tersebut menjadi diskriminatif bagi pengusaha," kata Direktur Kajian, Kebijakan, dan Advokasi KPPU, Taufik Ahmad saat menggelar konferensi pers di Kantor KPPU, Jakarta, Senin (29/9/2014).

Lebih lanjut, kata Taufik, kajian yang dilakukan oleh KPPU terkait dengan banyaknya pengendara mobil kemudian beralih mengisi BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di luar jalan tol. Hal tersebut membuat pengusaha SPBU di jalan tol mengalami penurunan omzet.

Meskipun demikian, Taufik mencoba memahami kebijakan BPH Migas tersebut sebagai implementasi pembatasan konsumsi BBM subsid yang dikhawatirkan akan melampaui kuota BBM subsidi di 2014 hanya sebesar 46 juta kiloliter dalam APBN 2014.

"Kalau kebijakan ini tidak mencapai tujuan, memang mendiskriminasi pengusaha, kita akan menyarankan agar BPH Migas mencabut kebijakan tersebut," kata dia.

Sebelumnya, para penyewa (tenant) di SPBU jalan tol merasa dirugikan dengan adanya pelarangan penjualan BBM bersubsidi jenis premium di jalan tol. Omzet mereka turun drastis akibat peraturan itu. Hal itu diungkapkan dalam unjuk rasa oleh sekitar 2.000 orang dari Kelompok Pekerja Rest Area di depan kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2014).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.