Mantan Dirut Merpati Dirikan Maskapai di Timor Leste

Kompas.com - 12/10/2014, 14:03 WIB
Tiket pesawat. SHUTTERSTOCKTiket pesawat.
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Direktur utama PT Merpati Nusantara Airlines (PT MNA) Sardjono Jhony Tjitrokusumo untuk terus berkiprah dalam percaturan industri penerbangan.

Bersama rekan-rekannya ia mendirikan perusahaan di Timor Leste yakni Leste Aviation.  Jhony mendapatkan izin untuk melayani penerbangan ke dan dari Timor Leste.

"Pak Jhony datang dan memaparkan sebuah program pembangunan industri yang berbeda. Approach-nya bagus. Buat saya ini sangat baik ya, penting sekali bagi Pemerintah Timor Leste untuk memulai sebuah fondasi bagi berdirinya industri penerbangan di sini." Kata Fransisco Doatel Soares, Direktur Leste Aviation dalam pernyataannya, Sabtu (11/10/2014).

Fransisco menambahkan, 14 frekuensi yang ada akan dioptimalkan untuk sebesar besarnya kepentingan pergerakan manusia dan barang di Timor Leste, baik itu menuju ataupun dari Indonesia.

"Masih ada beberapa persiapan yang harus dilengkapi Leste aviation, jadi kami lengkapi dahulu, dan itu sepertinya tidak begitu sulit sebab hanya pelengkap saja" kata Fransisco.

"Ya, kita maksimalkan. Agar ekonomi kita (Timor Leste) membaik dan masyarakat terlayani dengan sempurna. Kalau manusia dan barang dapat terakses transportasi kan juga baik. Nanti kalau semua berjalan dengan lancar dan baik, Timor Leste untung, Indonesia juga untung, Pak Jhony juga untung, " tambahnya.

Jhony mengungkapkan, ide terbentuknya  Leste Aviation tak lain sebagai bentuk solusi  terhadap masalah angkutan udara di Timor Leste saat ini.

"Memberikan ide tentang industri aviasi di Timor Leste, project itu sendiri masih dalam pertimbangan Timor Leste," ujarnya.

Rencananya pada bulan November akan diresmikan penerbangan Timor Leste ke Indonesia dan sebaliknya. Saat ini, baru satu penerbangan dilakukan untuk tujuan Denpasar, ke Timor Leste dan sebaliknya. Ini, lanjutnya juga berdasarkan adanya pertukaran hak terbang kedua negara.

"Paling tidak, dengan adanya penambahan maskapai penerbangan di Timor Leste, persaingan tiket menjadi kompetitif dan tidak membabi buta," tambahnya.

Saat ini penerbangan sektor Denpasar-Dili dan sebaliknya dimonopoli oleh masakapai Sriwijaya Air. Itu terjadi sejak ditinggalkan oleh Merpati dan Batavia.

Saat ini rute tersebut diincar banyak maskapai termasuk Airasia yang baru mau mendaftar dan Garuda Indonesia yang berencana akan terbang akhir Oktober tahun ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

Whats New
Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Whats New
Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Whats New
Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Whats New
Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Whats New
Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Whats New
Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Whats New
Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Whats New
Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Whats New
Mulai 1 Februari 2022, Harga Minyak Goreng Curah Turun Jadi Rp 11.500 Per Liter

Mulai 1 Februari 2022, Harga Minyak Goreng Curah Turun Jadi Rp 11.500 Per Liter

Whats New
Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Merek Paling Mahal Rp 14.000 Seliter

Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Merek Paling Mahal Rp 14.000 Seliter

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.