Ditjen Pajak Ngotot Ingin Bisa Akses Rekening Nasabah Bank

Kompas.com - 15/10/2014, 05:18 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany menyayangkan buntunya pembahasan undang-undang perbankan yang di dalamnya memuat poin mengenai pembukaan rekening bank untuk mendapatkan informasi pengemplangan pajak oleh seseorang atau badan usaha.

Padahal menurutnya, Amerika saja sudah memperbolehkan pembukaan rekening tersebut. "Negara lain sudah, Amerika negara yang super kapitalis saja boleh membuka rekening bank (untuk menyelidiki dugaan pengemplangan pajak), kenapa kita nggak berani?" ujar Fuad di kantornya, Jakarta, Selasa (14/10/2014).

Dia menjelaskan, dalam undang-undang perbankan disebutkan bahwa rekening hanya bisa dibuka pada saat pembukaan. Fakta tersebut menurut Fuad sangat berbanding terbalik dengan peraturan di negara lain yang memperbolekan pembukaan rekening dalam rangka penyelidikan.

"Saya sudah bilang ke temen-temen di DPR, karena mereka yang menentukan, kuncinya di situ pemerintah dan legislatif," kata dia.

Oleh karena itu menurut Fuad, Indonesia harus berani mengambil sikap terkait kebijakan pembukaan rekening bank untuk penyelidikan tersebut. Jika ingin ada perubahan dalam sistem penegakan pelanggaran perpajakan kata dia, maka DPR dan pemerintah harus serius mengubah pasal mengenai pembukaan rekening bank dalam undang-undang perbankan itu.

"Serius nggak di bidang perpajakan, kita mau nggak menegakan keadilan dinegeri ini, kalau mau ayo kita buka rekening bank untuk Direktorat Jenderal pajak. Kita pasti akan jamin soal kerahasiaannya, pasti di jamin," tegas Fuad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.