Armida: Kementerian PPN, Rasanya Kayak Tahun 60-70an..

Kompas.com - 15/10/2014, 11:34 WIB
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Armida Alisjahbana (tengah). KOMPAS/PRIYOMBODOMenteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Armida Alisjahbana (tengah).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebelum purna bakti, ada satu keinginan Armida S Alisjahbana yang ingin ia ungkapkan. Ini mengenai nama dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN).

“Mengenai PPN, nama dari dulu saya tidak sreg. Kenapa mesti PPN, atau ada kata planning-nya (Perencanaan)? Rasanya kayak tahun 60-70an..,” kata dia dalam seremoni perpisahan, Selasa (14/10/2014).

Lebih lanjut Armida berharap, pemerintah yang akan datang bisa mengubah nama Kementerian PPN. “Nama itu kan image pertama ya..,” kata Armida.

Menurut Armida sendiri, lebih cocok jika Bappenas menggunakan nama Kementerian Perencanaan dan Reformasi Pembangunan. Pasalnya, menurut Armida, reformasi harus dimulai dari perencanaan.

“Bagaimana bisa melaksanakan reformasi yang struktural dan sistematis, kalau enggak ada perencanaan? Saya tidak tahu ini akan diakomodir pemerintahan baru atau tidak, tapi sampaikan saja,” kata dia.

Selain soal nama, Armida juga berharap peran dan posisi strategis Kementerian PPN dalam pemerintahan yang akan datang diperkuat. Pasalnya, menurut dia, Kementerian ini adalah salah satu yang menentukan arah pembangunan dan ekonomi Indonesia. “Sehingga, kelihatannya PPN masih akan menjadi satu kementerian,” tandas Armida.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.