Kompas.com - 20/10/2014, 14:20 WIB
Penulis Tabita Diela
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Samsu Adi Nugroho, mengungkapkan apresiasinya terhadap langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Khususnya, langkah OJK yang mencoba menahan "perang" suku bunga antar bank-bank besar dengan menghimbau bank tersebut.

"Kalau bank-bank besar perang suku bunga, bank kecil menengah akan kena imbasnya. Kita sih apresiasi. Dari LPS kita apresiasi dan itu akan kita lihat, kita analisis, dan itu akan menjadi masukan yang signifikan dalam menentukan tingkat bunga penjaminan," ujar Samsu di Jakarta, Senin (20/10/2014).

Menurut Samsu, OJK memang punya wewenang untuk menghimbau bank-bank agar tidak melakukan perang suku bunga. Selain itu, langkah OJK juga tidak dipandang dari sudut pandang kepentingan otoritas, tapi dari juga kepentingan bank. Lagipula, tutur Samsu, himbauan OJK tersebut juga penting untuk melindungi bank sendiri.

"Jadi gini, kita apresiasi karena memang OJK punya wewenang untuk menghimbau bank-bank untuk tidak melakukan perang bunga. Karena dengan resi bunga tinggi dan cenderung naik, itu kan cost of fund-nya naik. Otomatis fungsi intermediary-nya bisa terganggu," imbuh Samsu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.