Realisasikan Pertumbuhan 7 Persen, Jokowi Diminta Tingkatkan Pasokan Listrik

Kompas.com - 22/10/2014, 15:04 WIB
Burung-burung bertengger di kabel listrik. ABC AustraliaBurung-burung bertengger di kabel listrik.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Janji Presiden Joko Widodo meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 7 persen dinilai akan berdampak kepada peningkatan penggunaan listrik dari 7.000 megawatt per tahun menjadi 8.000 per tahun. Oleh karena itu, Jokowi pun diminta untuk meningkatkan pasokan listrik.

"Tugas besar bahwa pertumbuhan ekonomi perlu kapasitas listrik yang besar pula. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari rentang 5-6 persen menjadi 7 persen perlu peningkatan kapasitas (pasokan) listrik yang sangat besar," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jarman di Jakarta, Rabu (22/10/2014).

Dia menjelaskan, untuk memenuhi target 7 persen, Jokowi harus bekerja keras karena untuk memasok listrik saat ini saja dengan pertumbuhan ekonomi 5 persen PLN dinilai belum mampu memenuhinya. Alhasil masih banyak daerah-daerah di Indonesia tidak teraliri listrik.

Cara menambah kapasitas listrik, kata Jarman, tidak bisa hanya mengandalkan bahan bakar minyak (BBM) dan batu bara karena keterbatasan sumberdaya alam. Oleh karena menurut dia, pengembangan energi baru dan terbarukan merupakan hal yang wajib dilakukan pemerintah.

"Backbone-nya sumber listrik batu bara. Namun di atasnya perlu energi yang ramah lingkungan seperti gas," kata Jarman.

baca juga: "Listrik Murah Indonesia Hasil Utang, Masyarakatnya Sombong Enggak Ketolongan"Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.