Kompas.com - 28/10/2014, 10:44 WIB
Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA TRIBUN NEWS / DANY PERMANAMenteri Perdagangan Rahmat Gobel, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Rahmat Gobel dalam lima tahun ke depan memiliki dua agenda penting. Pertama, menekan impor utamanya impor di sektor pangan dan sektor industri. Kedua, meningkatkan ekspor komoditas andalan.

Ditemui Senin (27/10/2014) usai serah terima jabatan dengan Muhamad Lutfi, kepada wartawan Rahmat menegaskan dalam lima tahun ke depan Kementerian Perdagangan menargetkan nilai ekspor belipat tiga kali lipat dibanding target nilai ekspor sepanjang tahun ini.

Untuk diketahui target nilai ekspor tahun ini telah mengalami koreksi tiga persen menjadi 184,3 miliar dollar AS. Rahmat ingin, nilai ekspor selama lima tahun ke depan menjadi 552,9 miliar dollar AS.

"Saya bikin bagaimana dalam lima tahun ekspor naik tiga kali lipat dari sekarang," kata dia.

Untuk mewujudkan target tersebut, Rahmat mengatakan akan melihat terlebih dahulu semua sektor yang bisa dijadikan andalan.

Dia juga mengatakan, akan melakukan banyak koordinasi dengan Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, serta Kementerian Koperasi dan UKM. Rahmat yang juga seorang pengusaha menuturkan, perlu adanya diversifikasi produk. Untuk sektor pangan perlu adanya pembangunan industri pangan.

"Kita harus membangun industri pangan, harus membangun teknologi paska panen, tapi jangan bicara insentif dulu. Kita pelajari dulu apakah perlu atau tidak," lanjut Rahmat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hingga saat ini, sebagian besar ekspor andalan RI masih ditopang dari komoditas mentah, seperti minyak kelapa sawit dan karet. Rahmat memastikan, pembangunan industri di subsektor pertanian tersebut wajib dilakukan.

baca juga: Pemerintahan Jokowi Diminta Waspadai "Matsuzaki Club"Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.