Kompas.com - 29/10/2014, 15:15 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar rapat kabinet terbatas (ratas) di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (29/10/2014). Rapat tersebut akan membahas masalah subsidi bahan bakar minyak (BBM).

"Saya diundang hadir pada rapat koordinasi yang berkaitan masalah-masalah subsidi minyak," kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani saat menghadiri rapat kabinet terbatas.

Lebih detilnya mengenai agenda pembahasan dalam rapat hari ini, Puan meminta wartawan menunggu hingga rapat selesai. Putri mantan Presiden Megawati Soekarnoputri ini enggan menegaskan jika rapat kali ini membahas rencana kenaikan harga BBM.

"Saya enggak tahu apa yang akan dibahas. Ini belum masuk nih, nanti kita bicara lagi kalau saya sudah tau apa yang menjadi agendanya ya sesudahnya," kata Puan.

Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil membenarkan bahwa rapat hari ini terkait dengan persiapan mengenai subsidi BBM. Rapat ini juga sekaligus mengkoordinasikan sejumlah kementerian di tingkat wakil presiden.

"Ini kita koordinasi, kan pemerintah baru, banyak yang harus dikoordinasi. Kemarin koordinasi di tingkat menko, sekarang di tingkat wakil presiden," kata dia.

Selain Puan dan Sofyan, hadir sejumlah menteri kabinet kerja lainnya, yakni Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro, pimpinan PT Pertamina, dan pengusaha Sofjan Wanandi. Rapat ini dipimpin Wakil Presiden Jusuf Kalla dan berlangsung secara tertutup.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksin Bosster Jadi Syarat Perjalanan, Kemenhub: Pokso Vaksinasi Akan Tersedia di Terminal, Bandara dan Pelabuhan

Vaksin Bosster Jadi Syarat Perjalanan, Kemenhub: Pokso Vaksinasi Akan Tersedia di Terminal, Bandara dan Pelabuhan

Whats New
Besok, Pemerintah Luncurkan Minyak Goreng Curah Kemasan Sederhana Seharga Rp 14.000/liter

Besok, Pemerintah Luncurkan Minyak Goreng Curah Kemasan Sederhana Seharga Rp 14.000/liter

Whats New
Kementan Pastikan 1,8 Juta Hewan Kurban Aman untuk Penuhi Kebutuhan Idul Adha

Kementan Pastikan 1,8 Juta Hewan Kurban Aman untuk Penuhi Kebutuhan Idul Adha

Rilis
INA dan SRF China Jalin Kerja Sama Investasi di Indonesia

INA dan SRF China Jalin Kerja Sama Investasi di Indonesia

Rilis
Bos BPJS Kesehatan: Kami Berharap Sampai 2024 Tidak Ada Kenaikan Iuran

Bos BPJS Kesehatan: Kami Berharap Sampai 2024 Tidak Ada Kenaikan Iuran

Whats New
Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan, Ini Kata Kemenhub dan KAI

Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan, Ini Kata Kemenhub dan KAI

Whats New
Ini Alasan BPJS Kesehatan Terapkan Kelas Rawat Inap Standar

Ini Alasan BPJS Kesehatan Terapkan Kelas Rawat Inap Standar

Whats New
Cara Mengambil Uang di ATM Bank Jatim Tanpa Kartu

Cara Mengambil Uang di ATM Bank Jatim Tanpa Kartu

Spend Smart
BPJS Kesehatan Pertahankan Predikat WTM 8 Kali Berturut-turut

BPJS Kesehatan Pertahankan Predikat WTM 8 Kali Berturut-turut

Whats New
Ingin jadi Episentrum Industri Halal, Perbankan Syariah di RI Butuh Dorongan

Ingin jadi Episentrum Industri Halal, Perbankan Syariah di RI Butuh Dorongan

Whats New
Pendaftaran Kendaraan di MyPertamina Capai 50.000 Unit dalam 4 Hari

Pendaftaran Kendaraan di MyPertamina Capai 50.000 Unit dalam 4 Hari

Whats New
Dapat PMN Rp 10 Triliun, Ini yang Mau Dilakukan PLN

Dapat PMN Rp 10 Triliun, Ini yang Mau Dilakukan PLN

Whats New
Digugat Rp 1,1 Triliun oleh Harmas Jalesveva, Bukalapak: Kami Siap Hadapi

Digugat Rp 1,1 Triliun oleh Harmas Jalesveva, Bukalapak: Kami Siap Hadapi

Whats New
Gramedia Tebar Diskon hingga 90 Persen di Online Book Fair

Gramedia Tebar Diskon hingga 90 Persen di Online Book Fair

Spend Smart
Berkaca Kasus ACT, PPATK Minta Masyarakat Bijak dalam Berdonasi

Berkaca Kasus ACT, PPATK Minta Masyarakat Bijak dalam Berdonasi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.