Kompas.com - 31/10/2014, 10:37 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyayangkan subsidi yang diberikan negara untuk sektor kelautan dan perikanan besar, tetapi penerimaan negara bukan pajak dari sektor ini sangat kecil.

"Kita data ada 5.329 kapal dengan alokasi BBM (bahan bakar minyak) 2,1 juta kiloliter per tahun. Pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 11,5 triliun, PNBP hanya Rp 300 miliar saja. Jelas negara dirugikan Rp 11 triliun. Ini tidak boleh terjadi lagi," kata dia dalam konferensi pers, Jumat (31/10/2014).

Susi bilang, dia ingin mendapatkan hasil yang setara dengan cost atau biaya yang dikeluarkan negara. Menurut dia, PNBP yang hanya sekian ratus miliar itu tidak masuk akal. "Secara commercial sense. It doesn't make sense," ucap Susi.

Atas dasar itu, Susi bilang ingin menata ulang kebijakan yang ada agar kegiatan bisnis kelautan dan perikanan bisa mengikuti kaidah-kaidah lingkungan yang lebih baik, serta memberikan pendapatan negara lebih besar.

Salah satunya dengan membuka akses data kelautan dan perikanan agar semua orang bisa ikut mengawasi. Susi juga mengatakan, sampai saat ini sektor kelautan belum bisa menyejahterakan semua pihak. Sebab, banyak hal yang belum pada tempatnya.

Susi bilang, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat. "Saya mau membawa semua pemangku kepentingan menjadi active participant," kata dia.

Baca juga: Komentar Susi Pudjiastusi soal Sosok Ignasius Jonan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Genjot Kinerja, Mitratel Tawarkan Skema Bisnis Atraktif untuk Semua Operator Telekomunikasi

Genjot Kinerja, Mitratel Tawarkan Skema Bisnis Atraktif untuk Semua Operator Telekomunikasi

Rilis
Irjen Ferdy Sambo Terima Gaji Besar, Berapa Total Per Bulan?

Irjen Ferdy Sambo Terima Gaji Besar, Berapa Total Per Bulan?

Whats New
Apa yang Harus Dilakukan Saat Mendapat Surat Tilang ETLE?

Apa yang Harus Dilakukan Saat Mendapat Surat Tilang ETLE?

Whats New
Satgas BLBI Sita Aset Tanah dan Bangunan Milik Sjamsul Nursalim

Satgas BLBI Sita Aset Tanah dan Bangunan Milik Sjamsul Nursalim

Whats New
Lebih Tinggi dari RI, Ekonomi Filipina Tumbuh 7,4 Persen di Kuartal II-2022

Lebih Tinggi dari RI, Ekonomi Filipina Tumbuh 7,4 Persen di Kuartal II-2022

Whats New
Mentan Peringatkan Harga Mi Instan Melejit, Sarankan Makan Singkong

Mentan Peringatkan Harga Mi Instan Melejit, Sarankan Makan Singkong

Whats New
Menteri PUPR: Lelang Proyek Kawasan Inti IKN Rampung Agustus Tahun Ini

Menteri PUPR: Lelang Proyek Kawasan Inti IKN Rampung Agustus Tahun Ini

Whats New
Sempat Ada Antrean Panjang di SPBU Bogor, Pertamina: 'Weekend' Ada Peningkatan Konsumsi BBM

Sempat Ada Antrean Panjang di SPBU Bogor, Pertamina: "Weekend" Ada Peningkatan Konsumsi BBM

Whats New
Ini Daftar 13 Proyek Strategis Nasional Baru

Ini Daftar 13 Proyek Strategis Nasional Baru

Whats New
Intip Gaji Jenderal Polisi dan Segudang Tunjangannya

Intip Gaji Jenderal Polisi dan Segudang Tunjangannya

Whats New
Sesi Pagi Perdagangan, IHSG Bergerak di Zona Merah

Sesi Pagi Perdagangan, IHSG Bergerak di Zona Merah

Whats New
Tarif Ojol Naik, Gojek: Kami Pelajari, agar Bermanfaat bagi Mitra dan Pelanggan

Tarif Ojol Naik, Gojek: Kami Pelajari, agar Bermanfaat bagi Mitra dan Pelanggan

Whats New
Harga Mi Instan Diprediksi Naik 3 Kali Lipat, Sandiaga Uno: Pelaku Usaha Kuliner Harus Bersiap

Harga Mi Instan Diprediksi Naik 3 Kali Lipat, Sandiaga Uno: Pelaku Usaha Kuliner Harus Bersiap

Whats New
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 1.000 Per Gram, Cek Rinciannya

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 1.000 Per Gram, Cek Rinciannya

Whats New
Kenaikan Harga Tiket TN Komodo Ditunda, Tarif Rp 3,75 Juta Baru Berlaku 1 Januari 2023

Kenaikan Harga Tiket TN Komodo Ditunda, Tarif Rp 3,75 Juta Baru Berlaku 1 Januari 2023

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.