Kompas.com - 03/11/2014, 10:15 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Rupiah di pasar spot pada pagi ini bergerak melemah. Mata uang Garuda diperdagangkan Rp 12.105 per dollar AS pada pukul 09.55 WIB.

Pada hari terakhir pekan lalu, rupiah ditutup dengan penguatan ke level 12.085 per dollar AS.

Albertus Christian, analis PT Monex Investindo Futures, mengatakan, penguatan dollar AS pada akhir pekan lalu terhambat lantaran harga minyak menurun. Hal ini berdampak positif pada neraca perdagangan Indonesia.

Terlebih lagi, pejabat OPEC menyatakan bahwa produksi minyak tidak akan dipangkas. Hal ini mengindikasikan OPEC rela memberikan diskon. "Turunnya harga minyak membuat beban defisit anggaran pemerintah Jokowi tidak berat sehingga menguatkan rupiah," kata dia.

David Sumual, ekonom Bank Central Asia (BCA), mengatakan, penguatan ini merupakan hasil spekulasi pengumuman perdagangan dan inflasi yang diharapkan lebih baik. Ia melihat, rupiah akan cenderung membuat pasar menunggu. Jika data yang dirilis positif, maka rupiah akan menguat.

Sementara itu, stimulus Bank of Japan sebesar 3 triliun yen setahun yang naik tiga kali lipat juga bakal membawa berkah bagi bursa saham di Asia, termasuk Indonesia.

Untuk hari ini, David memperkirakan, rupiah terhadap dollar AS bergerak di level 12.000–12.100, sementara Christian memprediksi di level 12.015–12.120. (Dina Mirayanti Hutauruk, Sanny Cicilia)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.