Kompas.com - 06/11/2014, 09:00 WIB
Gardu Induk milik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) di Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatra Utara, Senin (11/3/2014). KOMPAS.com/Sakina Rakhma Diah SGardu Induk milik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) di Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatra Utara, Senin (11/3/2014).
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri BUMN Rini M Soemarno mengatakan sedang mencari terobosan untuk mengatasi masalah kekurangan pasokan listrik di Sumatera Utara dengan mengambilalih sebagian produksi listrik PT Inalum (Persero) atau sekitar 210 MW untuk PT PLN (Persero).

"Saya sudah mendatangi Inalum, sekaligus melihat langsung ke lapangan soal kondisi listrik di Sumatera Utara. Listrik Inalum kita arahkan sebagian diserahkan ke PT PLN demi masyarakat di wilayah itu," kata Rini, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (5/11/2014).

Menurut Rini, Sumatera Utara saat ini masih dibayangi defisit listrik, perlu langkah yang cepat untuk mengatasinya.

"Inalum mendapatkan listrik dari pembangkit yang berasal dari bendungan Danau Toba. Dengan begitu biaya listriknya sangat murah," ujar Rini.

Berbeda dengan PLN yang biaya pembangkitnya relatif sangat mahal. Untuk itu, setengah dari pasokan listrik Inalum bisa dialihkan ke PLN dengan catatan kapasitas produksi PT Inalum sedikit diturunkan.

"Inalum produksinya diturunkan sedikit, tapi ekses listriknya dimanfaatkan untuk masyarakat Sumatera Utara," ujarnya.

Informasi saja, masyarakat kota Medan dan sekitarnya resah karena intensitas pemadaman listrik bisa mencapai 4-5 kali dalam sehari, sehingga menganggu aktivitas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibatnya, masyarakat seringkali melakukan protes kepada Gubernur Sumatera Utara, Kantor PLN Medan, bahkan pernah hingga ke Kantor Kementerian BUMN.

Meski begitu menurut Rini, rencana pengalihan setengah kapasitas listrik Inalum kepada PLN tersebut sedang dianalisa lebih lanjut oleh tim supaya segera dapat terealisasi.



Sumber Antara
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.