Jusuf Kalla Sebut Pertumbuhan Ekonomi Turun karena Efek Kebijakan Pemerintah Sebelumnya

Kompas.com - 06/11/2014, 20:50 WIB
Jusuf Kalla saat wawancara dengan Kompas. KOMPASJusuf Kalla saat wawancara dengan Kompas.
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut turunnya pertumbuhan ekonomi kuartal ke III 2014 merupakan imbas dari kebijakan pemerintahan sebelumnya. Menurut JK,  menurunnya angka pertumbuhan ekonomi kuartal ini sudah bisa diperkirakan.

"Kalau tidak tercapai kan itu efek kebijakan yang lalu, suatu kebijakan ekonomi itu akan terasa selama empat hingga enam bulan mendatang. Jadi aspek ini berasal dari aspek kuartal Juli itu, pemerintah lalu, bukan yang sekarang," kata JK di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Kamis (6/11/2014).

Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi kuartal III 2014 turun dibandingkan kuartal sebelumnya karena faktor internal maupun eksternal. Namun, JK tidak menguraikan lebih jauh faktor eksternal maupun internal yang disebutnya itu.

Kendati demikian, ia menyatakan bahwa pemerintahannya dan Presiden Joko Widodo akan berusaha meningkatkan lagi angka pertumbuhan ekonomi. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2014 sebesar 5,01 persen, turun dibanding pertumbuhan ekonomi kuartal II-2014 yang mencapai 5,12 persen. Angka tersebut juga turun dibanding pertumbuhan ekonomi kuartal III-2013 sebesar 5,62 persen. Pemerintah Jokowi-Kalla menargetkan pertumbuhan ekonomi 7 hingga 8 persen.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.