Presiden: Gunakan Bantuan Non-tunai untuk Hal Produktif, Jangan untuk Beli Pulsa

Kompas.com - 07/11/2014, 11:30 WIB
Presiden Joko Widodo bertemu dengan petani kakao di Desa Saletto, Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (6/11/2014) siang. Sabrina Asril/KOMPAS.comPresiden Joko Widodo bertemu dengan petani kakao di Desa Saletto, Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (6/11/2014) siang.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo meminta masyarakat untuk menggunakan bantuan langsung non-tunai yang diberikan pemerintah untuk hal-hal yang produktif. Dia pun meminta agar uang itu tidak digunakan untuk membeli pulsa.

"Silakan pakai untuk pendidikan, jangan buat beli pulsa," ujar Jokowi dalam Kompas 100 CEO Forum, di Jakarta, Jumat (7/10/2014).

Jokowi menjelaskan, bantuan non-tunai yang diberikan pemerintah tercakup dalam Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Keunggulan bantuan non-tunai kali ini, kata Jokowi, ada pada sistem layanan perbankan yang sudah digunakan, yakni Layanan Keuangan Digital (LKD).

Menurut dia, sistem tersebut akan mengefisienkan penyaluran dana bantuan kepada masyarakat. "Pakai akses banking agar bisa lebih mudah. Kalau ada bantuan, enggak usah muter-muter dari pusat ke daerah, kabupaten, lurah, RW, RT, baru ke rakyat," kata dia.

Baca juga: Menkeu: Anggaran KIS dan KIP Tidak Perlu Izin Parlemen Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.