Kompas.com - 17/11/2014, 18:06 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) berencana melakukan operasi pasar begitu ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Operasi pasar ini bertujuan untuk mencegah kenaikan harga beras secara berlebihan sebagai dampak kenaikan harga BBM tersebut.

"Pasti Bulog akan lakukan operasi pasar, bukan karena hanya (soal harga) BBM-nya, melainkan apakah (harga) beras naiknya wajar atau enggak," ujar Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso setelah acara Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian, di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (17/11/2014).

Menurut Sutarto, kenaikan harga BBM diperkirakan akan berdampak pada harga beras. Selain melakukan operasi pasar dengan "mengguyur" pasar menggunakan persediaan beras simpanan untuk mencegah kenaikan harga berlebihan, Bulog juga meminta masyarakat tetap tenang dan tak khawatir terjadi kelangkaan beras.

"Masyarakat tidak perlu khawatir beras enggak ada. Bulog siap membuka outlet di seluruh Indonesia," kata Sutarto. Dia menyebutkan, stok beras nasional sekarang adalah 1,9 juta ton. Rinciannya, dia memaparkan, 310.000 ton beras milik Bulog dan 1,6 juta ton milik pemerintah. Oleh karena itu, dia menjamin ketersediaan pasokan beras pada akhir 2014 hingga awal 2015.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.