Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga Cabai Melambung, Petani Ini Mendulang Rupiah

Kompas.com - 17/11/2014, 18:18 WIB
|
EditorErlangga Djumena

BENGKULU, KOMPAS.com
-  Tidak semua orang mengeluh dengan terus naiknya harga cabai. Setidaknya ada pihak yang merasa senang dengan naiknya si pedas ini. Seperti Maryono, seorang petani cabai di Kabupaten Seluma, Bengkulu. Ia pun mendulang rupiah dengan melonjaknya harga cabai hingga Rp 100.000 perkilo gram.

Maryono memanen cabai yang ditanam di atas lahan seluas 3/4 hektare di Kelurahan Sembayat, Kecamatan Seluma Timur, Kabupaten Seluma, Bengkulu.

"Saya menanam cabai sebanyak 10.000 batang dengan modal per batang Rp 7.000, setiap satu hari panen mendapatkan dua ton secara keseluruhan," ujar Maryono, Sabtu (15/11/2014).

Waktu panen ia lakukan maksimal tiga bulan. Tiga hari sekali ia panen dengan melibatkan 45 orang karyawan. "45 karyawan itu saya libatkan mulai dari menyemai, perawatan, yang saya upah secara harian," jelasnya.

Ia tambahkan setiap kali panen ia mampu kumpulkan 23 ton selama hampir satu bulan, sementara per harinya ia mampu mendapatkan dua ton cabai merah siap jual. "Secara harian saya jual cabai ke Kota Bengkulu di beberapa pasar," ujarnya.

Sementara itu harga cabai di pasaran saat ini paling murah Rp 75.000 itu pun susah didapat beberapa pasar di Kota Bengkulu bahkan ditemukan beberapa hari yang lalu mencapai Rp 100.000 per kilo gram.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+