Kompas.com - 19/11/2014, 11:57 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Organisasi Angkutan Darat (Organda) menilai keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menaikan tarif angkutan maksimal 10 persen tidak realistis.

Sekretaris Jenderal Organda Ardiansyah mengatakan, perhitungan Kemenhub itu sama sekali tidak jelas.

"Kenaikan sebesar 10 persen tidak realistis dan tanpa perhitungan yg jelas, apalagi tanpa adanya insentif untuk transportasi umum," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Rabu (18/11/2014).

Dia menjelaskan, Oganda memiliki perhitungan tersendiri terkait kenaikan harga BBM bersubsidi sebesar Rp 2.000. Seharusnya kata Ardiansyah, kenaikan tarif yang ditetapkan Kemenhub sekitar 27 - 32 persen dari tarif sebelumnya.

"Perhitungan Organda berdasarkan tata cara perhitungan yang diatur dalam Permenhub No 89 Tahun 2002 tentang Mekanisme Perhitungan Tarif Angkutan Umum, kenaikan tarif adalah 27-32 persen," kata dia.

Sementara itu, kata Ardiansyah, berdasarkan Permenhub No 52 Tahun 2006, operator dapat menaikan tarif hingga maksimal 30 persen. Oleh karena itu, dia berharap pemerintah konsisten terhadap peraturan yang ada.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan melakukan penyesuaian tarif angkutan maksimal 10 persen dari tarif saat ini.

baca juga: Organda Mengancam Mogok, Ini Komentar Jonan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.