Sertifikasi Wajib SNI Mainan Anak Urung Terealisasi Tahun Ini

Kompas.com - 25/11/2014, 19:24 WIB
Ilustrasi mainan anak-anak Kompas.com/ Robertus BelarminusIlustrasi mainan anak-anak
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana pemerintah menerapkan standar nasional Indonesia bagi semua produk mainan anak pada tahun 2014 urung terealisasi. Pasalnya, menurut Kementerian Perindustrian (Kemenperin), industri kecil menengah (IKM) mainan anak mengalami kesulitan dalam proses sertifikasi.

"Iya jadi belum diberlakukan maksimal dalam tahun ini," ujar Direktur Jenderal IKM Kemenperin Euis Saedah di Gedung Kemenperin, Jakarta, Selasa (25/11/2014).

Dia menjelaskan, masalah yang dihadapi IKM dalam proses sertifikasi ada dua. Pertama, biaya sertifikasi di daerah terganjal birokrasi yang berbelit-belit dan berbiaya mahal. Kedua, biaya produksi yang harus dihitung ulang karena adanya biasa sertifikasi.

Sementara itu, Kemenperin sebenarnya sudah menyiapkan dana Rp 2,1 miliar untuk proses sertifikasi itu. Rencananya, dana itu akan diberikan untuk sertifikasi 200 IJM mainan.

Sebelumnya, Kemenperin memberlakuan SNI wajib mainan anak dimulai tanggal 30 April 2014. Sejak tanggal tersebut akan dilaksanakan pengawasan yang bersifat pembinaan penerapan pemberlakuan SNI sampai 30 oktober 2014. Jika pada kurun waktu tersebut belum memiliki SNI maka usaha tersebut akan dilarang untuk diperdagangkan.

Sementara untuk penindakan secara hukum terhadap pelanggaran penerapan SNI mainan anak, baru akan diberlakukan mulai 31 Oktober 2014 mendatang. Namun setelah konfirmasi dari Kemenperin, penerapan kebijakan itu belum bisa dilakukan tahun 2014.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.