Kompas.com - 30/11/2014, 17:07 WIB
Dwi Soetjipto KOMPAS/PRIYOMBODODwi Soetjipto
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com –  Siapa sangka, Direktur Utama PT Pertamina Dwi Soejipto mengaku galau saat ditunjuk memimpin perusahaan BUMN di sektor migas tersebut.

Pasalnya Dwi sudah membayangkan waktu bertemu istri dan empat putranya akan berkurang banyak. "Konsekuensinya, waktu untuk keluarga akan lebih kurang," ujar Dwi di kantor pusat Pertamina, Minggu (30/11/2014).

Meski sibuk, Dwi sudah mempunyai strategi menjaga keluarganya. Mantan Direktur Utama PT Semen Indonesia tetap berkomunikasi dengan seluruh anggotanya meski agendanya sibuk sebagai orang nomor satu Pertamina.

"Apabila kita saling memahami, kita terus berkomunikasi, mengatur kualitas pertemuan, tentunya bisa kita jaga dengan baik," ungkap Dwi.

Sang istri pun berpesan kepada Dwi agar berhati-hati dalam bekerja. Dwi juga mendapat pesan dari sang istri agar menjaga amanah yang diberikan oleh pemerintah.

"Beliau (istri) bilang, saya harus berhati-hati dan menjaga amanah dengan sebaik-baiknya dalam menjalankan tugas ini," ucap Dwi. (Adiatmaputra Fajar Pratama)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.