DPR Ancam Anulir Impor Minyak Angola, Ini Kata Pertamina

Kompas.com - 03/12/2014, 16:45 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menganulir kerjasama Pertamina dengan Sonangol ditanggapi santai oleh Pertamina. Menurut perusahaan plat merah itu, kemungkinan rencana itu muncul karena DPR belum memahami persoalan kerjasama Pertamina dengan Sonangol.

"Tapi seringkali kan kita belum tahu scope masalah secara menyeluruh, sudah komentar," ujar Direksi Pertamina Ahmad Bambang di sela-sela acara Pertamina Outlook 2015, Jakarta, Rabu (3/12/2014).

Lebih lanjut dia menjelaskan, Pertamina siap apabila diminta DPR untuk menjelaskan kerjasama dengan Sonangol. Pasalnya dia yakin bahwa informasi yang didapatkan DPR belum utuh terkait kerjasama itu.

"Saya Pikir masalahnya masalah Informasi yang belum jelas. Ya kalau itu nanti kita jelaskan plus minusnya," kata dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawandi mengatakan bahwa DPR bisa saja menganulir keputusan pemerintah terkait impor minyak dari Angola melaui perusahaan minyaknya yaitu Sonangol, jika ada kesepakatan yang dicurigai tidak berjalan semestinya.

"Oh bisa (menganulir kerjasama Pertamina dan Sonangol), karena kan fungsi pengawasan itu tidak ada batasannya sepanjang ditemukan indikasi-indikasi yang tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan maka itu bisa dieksekusi," ujar dia seperti dikutip dari Tribunnews.com , Jakarta, Selasa (2/12/2014).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.