Menteri Susi: Jangan Pungut Retribusi Kapal Nelayan di Bawah 10 GT

Kompas.com - 15/12/2014, 08:18 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti SABRINA ASRIL/KOMPAS.comMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti
EditorErlangga Djumena

KOTABARU, KOMPAS.com -
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, menyatakan, kapal di bawah 10 Gross Tonnage (GT), tidak perlu memakai izin beroperasi.

Hal itu disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi di Kotabaru, Minggu (14/12/2014), usai penyebaran bibit udang Windu di tambak nelayan Desa Sigam, Pulaulaut Utara, binaan perusahaan PT. Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO), yang merupakan rangkaian peringatan Hari Nusantara ke-14 di Kotabaru.

"Tolong pemerintah daerah, tidak memungut retribusi terhadap kapal-kapal nelayan yang berkapasitas di bawah 10 GT, agar mereka bisa beroperasi," pinta Susi.

Sebagai gantinya, pemerintah daerah diminta untuk mendapatkan atau memungut retribusi atau pajak penghasilan (PPH) dari perusahaan besar yang beroperasi di Kotabaru

Menteri Kelautan dan Perikanan meminta pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati Kotabaru, memberi kesempatan kepada nelayan tangkap untuk tumbuh menjadi besar terlebih dahulu.

"Belum lagi dia bisa berjalan, sudah 'dicubit', lalu kapan dia bisa berjalan," katanya.

Ia berharap, setelah besar dan sudah mampu nanti, nelayan bisa memberikan pendapatan bagi negara, bukan saat usahanya masih kecil sudah dibebani pajak atau retrebusi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

baca juga: Kandidat Dirjen Pajak Ini Janji Tiru "Cara" Menteri SusiDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.