Rupiah Melemah, Maskapai Belum Ajukan Kenaikan Tarif

Kompas.com - 16/12/2014, 15:53 WIB
Ilustrasi bandara KOMPAS/IWAN SETIYAWANIlustrasi bandara
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengaku belum menerima komplain dari maskapai penerbangan terkait nilai tukar rupiah yang kian anjlok. Hari ini saja, rupiah sudah hampir menyentuh Rp 13.000.

"(Sampai saat ini) enggak ada (maskapai yang komplain terkait pelemahan rupiah)," ujar Jonan saat ditemui seusai rapat koordinasi terkait APBN-P, di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (16/12/2014).

Saat ditanya lebih lanjut apakah maskapai penerbangan berencana menaikan tarif, Jonan pun menjawab tidak. Pasalnya kata dia, bulan lalu tarif maskapai sudah naik. Meskipun begitu, dia mengakui bahwa bulan ini tarif pesawat mengalami kenaikan sebesar 2-3 persen dari bulan lalu.

Kenaikan itu kata dia bukan diakibatkan melemahnya rupiah. Dampak kenaikan rupiah terhadap industri penerbangan sangatlah besar. Pasalnya, hampir semua komponen pesawat adalah barang impor dimana transaksinya pasti menggunakan rupiah.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.