Kompas.com - 29/12/2014, 17:23 WIB
Pesawat Garuda Indonesia ATR 72-600, mendarat dengan mulus di Bandara Notohadinegoro, Jember, Jawa Timur, saat penerbangan perdana, Rabu (16/7/2014) lalu. KOMPAS.COM/AHMAD WINARNOPesawat Garuda Indonesia ATR 72-600, mendarat dengan mulus di Bandara Notohadinegoro, Jember, Jawa Timur, saat penerbangan perdana, Rabu (16/7/2014) lalu.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia akan menambah 15 armada baru tahun 2015. Nantinya, armada itu diproyeksikan bisa menggantikan pesawat tua yang akan dijual Garuda lantaran sudah tidak efisien.

"Kami akan lakukan beberapa langkah untuk pesawat-pesawat tua akan kita jual B737-300 dan 500 itu. Karena sudah tidak efisien lah, kita perlu yang lebih efisien," ujar Direktur Utama Garuda Arif Wibowo kepada Kompas.com, Jumat (26/12/2015).

Menurut dia, dari 15 pesawat baru itu, sebagian di antaranya adalah pesawat berbadan lebar yakni Boeing 777 dan Airbus 330. Garuda tetap berusaha tumbuh di tengah situasi ekonomi makro yang tak kondusif. Oleh karena itu, tahun depan, perseroan akan menurunkan speed pertumbuhannya menjadi 10-12 persen.

"Karena itu, Garuda akan tetap melakukan partumbunan terhadap produksi tetapi pada kecepatan yang lebih rendah. Jadi growth kita ditahun 2014 19-20 persen, tahun depan mungkin cauma 10-12 persen untuk kapasitas angkutannya," kata Arif.

Lebih lanjut kata dia, tahun depan Garuda akan mengasumsikan harga avtur kisarannya 75 sen per liter. Pasalnya menurut Arif, penurunan minyak dunia akan mengalami kecenderungan turun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.